Monday, 16 Sep 2019
Temukan Kami di :
Politik

Risma Digadang Maju di Pilgub DKI Buat Ahok Panik

Aisyah Isyana - 02/08/2016 08:18

Beritacenter.COM, Jakarta - Peneliti the political literacy institute, Adi Prayitno menilai, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tampak panik dan cemas sejak nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Apalagi, belakangan ini banyak ormas menggadang-gadang meminta Risma maju di Pilgub DKI. Ahok mulai cemas. Itu terbaca dari sindiran Ahok ke Risma bahwa dia sebagai wali kota Surabaya bisa jadi Presiden. Jelas, itu ungkapan kepanikan Ahok," kata Adi Prayitno, Selasa, 2 Agustus 2016.

Dosen ilmu politik UIN Jakarta ini sudah melihat kegelisahan Ahok sejak memutuskan untuk memutar haluan memilih maju lewat jalur independen. "Akhirnya, Ahok takluk di bawah kuasa partai politik. Reaksi publik mulai negatif kepada Ahok. Bahkan ada gerakan pengembalian KTP," ujarnya.

Adi mencatat setidaknya ada tiga alasan mengapa Ahok akhirnya menempuh jalur partai politik di Pilgub DKI. "Pertama, Ahok mulai ragu dengan gerakan politik yang dibangun relawannya terutama soal verifikasi faktual yang cukup menyulitkan," jelasnya.

Kedua, lanjut dia, Ahok mulai berhitung lawan politik pesaingnya yang bakal maju di Pilkada DKI mendatang. "Apalagi PDIP dikabarkan santer meminta Risma nyalon di DKI. Ahok butuh back up parpol dalam konteks melawan PDIP," terangnya.

Kemudian yang terakhir, kata Adi, Ahok hanya menjadikan relawannya sebagai alat bargaining politik dengan parpol.



Berita Lainnya

Politisi Muda Ini Tolak Keras Revisi UU KPK

09/09/2019 10:35 - Sari Intan Putri
Kemukakan Pendapat


BOLA