Wednesday, 12 Dec 2018
Temukan Kami di :
Kriminal

Pengedar Narkoba Pemilik Pistol 'Airsoft Gun' Dibekuk Polisi

Aisyah Isyana - 13/04/2016 22:42

Beritacenter.COM, Pekanbaru - Kepolisian Resor (Polres) Pelalawan, Provinsi Riau membekuk seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang memiliki sebuah pistol "Airsoft Gun" jenis revolver.

"Saat ini kita telah mengamankan tersangka berikut barang bukti guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolres Pelalawan, AKBP Ade Johan Sinaga dihubungi dari Pekanbaru, Rabu, 13 April 2016.

Ade menjelaskan barang bukti pistol "Airsoft Gun" revolver bernomor seri 01303114001958 itu diamankan dari tersangka AM pada Selasa lalu (12/4) di Bandar Sei Kijang, Pelalawan. Selain pistol tersebut, polisi juga mengamankan satu paket sabu-sabu siap edar dari tangan tersangka.

Ade menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan masyarakat akan adanya praktik transaksi sabu-sabu yang dilakukan AM. Berawal dari laporan itu, petugas lantas melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya berhasil mengantongi identitas tersangka AM.

Petugas yang telah mendapatkan data akurat lantas melakukan penggerebekan di kediamannya di Jalan Maredan, Kilometer Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Sei Kijang. "Awalnya dari penggerebakan itu, polisi hanya menemukan satu paket sabu-sabu," terangnya.

Namun, petugas yang terus melakukan penggeledahan akhirnya berhasil menemukan barang bukti lainnya berupa pistol yang dimilikinya tanpa izin.

Polisi masih terus menyelidiki temuan tersebut, termasuk berusaha mengungkap apakah tersangka selain menjadi pengedar juga terlibat kejahatan lainnya seperti perampokan. "Kita masih dalami itu dan akan terus mengembangkan kasus ini," tegasnya.

Menurut Ade, penangkapan tersangka AM merupakan bagian dari Ops Berantas Sindikat Narkoba 2016 yang digelar sejak 21 Maret 2016 silam. Selama Operasi terpadu itu, Polda Riau telah mengamankan sebanyak enam kilogram sabu-sabu dari ratusan tersangka pengedar dan bandar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan selain enam kilogram sabu-sabu, petugas turut menyita 2,2 kilogram ganja kering, 1.836 butir esktasi dan 160 pil psikotropika jenis Happy Five.

Ia menjelaskan jumlah barang bukti yang diamankan itu merupakan hasil pengungkapan Ops Bersinar sejak 21 Maret 2016 hingga 12 April hari ini.

Menurut dia, jumlah itu berpotensi terus meningkat lantaran Ops Bersinar akan terus digalakkan hingga 21 April 2016 mendatang. Ia merincikan, barang bukti narkoba bernilai miliaran rupiah itu merupakan hasil pengungkapan sebanyak 140 perkara dengan 189 orang tersangka pengedar dan bandar yang diamankan.

Menurut Guntur, jajaran Polda Riau akan terus mempersempit ruang gerak pengedar dan bandar narkoba dalam melancarkan aksinya. Guntur menyebutkan, pengungkapan paling banyak dilakukan di pemukiman padat penduduk seperti Kampung Dalam, kos-kosan, razia di jalanan dan sejumlah tempat hiburan.

Lebih jauh, ia mengatakan tidak akan menolerir pengedar dan bandar narkoba yang berhasil diberantas polisi. "Kita akan miskinkan mereka. Narkoba sudah sangat darurat," tegasnya.



Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA