Friday, 28 Jan 2022
Temukan Kami di :
Kriminal

Kepolisian Pelajari Aksi Demo Penolakan Angkutan Online

Indah Pratiwi - 22/03/2016 14:00

FOKUS : Demo

Beritacenter.COM - Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo mengatakan masih mempelajari sejumlah aksi anarkis yang disebabkan penolakan aplikasi transportasi daring.

"Kami siagakan empat kompi di sekitar Kemkominfo, wilayah di sekitar Istana Negara dan Istana Merdeka juga sudah kami siagakan pasukan," kata Hendro Pandowo Jakarta Pusat, Selasa(22/3).

Ia menjelaskan bahwa tindakan anarkis yang disebabkan oleh aksi penolakan aplikasi transportasi atau diduga pelaku sopir ojek daring masih dipelajari sembari menunggu dari laporan kepolisian.

Baca Berita Terkait: Tak Terima Rekannya Dipukuli, Ratusan Driver Go-Jek Serang Sopir Taksi

Ia juga mengimbau pengunjuk rasa agar tidak melakukan tindakan anarkis ketika sampaikan aspirasi."Silakan aksi, akan kami kawal, tapi tolong yang tertib," katanya.

Sejumlah ribuan sopir taksi mengadakan aksi di depan Kementerian Komunikasi dan Informatika , Jakarta Pusat, menuntut untuk menutup aplikasi transportasi daring.

Menurut pantauan Antara, masa mulai berkumpul sekitar pukul 13.00 WIB, dengan ratusan mobil taksi, bajaj, colt dan metromini diparkirkan di dalam Monas.

Peserta aksi tolak aplikasi transportasi daring sempat menurunkan paksa para penumpang taksi dan menghentikan paksa sopir taksi yang masih beroperasi.

Baca Berita Terkait: Driver Go-Jek 'Dihadiahi' Bogem Mentah Oleh Sopir Taksi di Jalan Sudirman

Di jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, puluhan peserta aksi menghentikan beberapa taksi yang melintas, kemudian memaksa penumpang untuk turun.

Salah satu penumpang terlihat sebagai warga negara asing yang baru turun dari bandara menuju Jakarta Pusat.

Taksi yang beroperasi dirusak dan dilempari batu untuk dipaksa ikut aksi turun ke jalan. Terlihat spion kiri patah dan retak kaca mobil.

Beberapa badan mobil juga terlihat rusak. Taksi tersebut bertuliskan taksi bandara dari taksi berlambang burung biru.

Baca Berita Terkait: Kedapatan Bawa Penumpang, Taksi Blue Bird Dirusak Domonstran

Salah satu metromini terparkir di depan Monas terlihat rusak parah. Semua bagian kaca pecah serta serpihan kaca masuk di dalam metromini.

Terlihat beberapa batu bekas lemparan yang merusak kaca tergeletak di dalam badan bus dengan ukuran sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Menurut salah satu sopir metromini yang tidak mau disebutkan namanya diduga perusakan tersebut disebabkan oleh para pengemudi aplikasi daring.Tadi diserang di daerah Semanggi," kata sopir Metromini.

Saat ini, ribuan sopir taksi berkumpul untuk mengadakan aksi tolak aplikasi daring di depan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat.

Baca Berita Terkait: Tukang Ojek Bawa Wanita Hamil Ditonjok Sopir Taksi



Berita Lainnya

Ribuan Botol Miras di Bukittinggi Diamankan Polisi

27/01/2022 08:55 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA