Wednesday, 20 Jun 2018
Temukan Kami di :
Kriminal

Penghuni Rutan Salemba Bentrok 1 Orang Tewas

Abe --- - 03/02/2016 16:06

Beritacenter.COM - Penghuni rumah tahanan selemba bentrok antar sesama penghuni di kamar Blok G no.5. Bentrokan terjadi diduga karena adanya geng-gengan di dalam rutan Salemba Jalan Percetakan Negara Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (3/2).

"Dalam keributan itu seorang tewas kena tikam di punggung dan dada hingga lima tusukan,” tegas Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Roma Hutajulu, di tempat kejadian.

Kini korban yang tewas Andi,30, tahanan dari Polsek Cengkareng dalam kasus pencurian, luka mengenaskan di dada dan punggung kini dikirim petugas kepolisian ke RS Polri Kramatjati, sedang dua pelaku belakangan diketahui bernama Firdaus dan Katamso, kini diamankan petugas kepolisian. Saat bentrokan itu terjadi, satu pleton polisi Sabhara dari Polda Metro Jaya datang mengamankan lokasi kejadian.

“Dari dalam sel tempat kejadian petugas menemukan pisau bercak daran, kami heran kenapa di dalam sel penghuni tahanan bisa memiliki senjata tajam,” tegas AKBP Roma Hutajulu.

Sementara dari keterangan yang dihimpun dari lokasi, pelaku Katamso, baru tiga hari menghuni di dalam sel Rutan Salemba dalam kasus penjambretan yang ditangani Polsek Cengkareng. Pelaku masih titipan dan belum dijatuhi vonis. Di dalam sel tersangka Katamso yang baru tiga hari menghuni sel, ketemu dengan Firdaus yang juga satu daerah di Palembang.

Sekitar pukul 09:00, korban yang tewas Andi, sempat menegor pria yang baru menghuni sel yang berdekatan dengan ruang tahanan Firdaus. Karena si korban Andi tersinggung merasa tidak dihormati selaku penghuni lama di blok G, akhirnya pria tahanan Polres Jakarta Barat itu tersinggung merasa tidak dihormati oleh Katamsa, hingga akhirnya disamperi ke kamar Firdaus.

“Lho harus bisa bawa diri di dalam sel, kamu harus wajib lapor kalau tidak ku bunuh, karena Andi merasa yang paling senior di blok hingga akhirnya setiap penghuni baru wajib melapor dan hormat,” papar Firdaus, seperti yang ditirukan Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Hutajulu.

Karena merasa tidak terima dengan omongan Andi, akhirnya terjadi perkelahian di dalam sel Firdaus, belasan penghuni sel lainnya bersorak-sorai memukul teralis hingga suasana di dalam Rutan Salemba sempat mencekam sesaat. Karena sesama penghuni sorak-sorai hingga membuat mereka yang bertikai semakin menjadi.

Sementara petugas Lapas melihat kejadian, segera melakukan pengamanan namun tidak berhasil hingga akhirnya puluhan anggota kepolisian dari Polsek Cempaka Putih dan Polres tiba dilokasi dan tak lama kemudian satu pleton pasukan Sabhra Polda Metro Jaya, bersamaan tiba di tempat kejadian.

Setibanya petugas dalam rutan, melihat satu penghuni ambruk bersimbah darah di dalam sel Firdaus. Setelah di cros-cek ternyata Andi, salah satu penghuni sel tetangga dalam rutan sudah tewas dengan luka mengenaskan. Oleh polisi kini jasad korban dikirim ke rumah sakit. Sementara penghuni kamar juga membenarkan kalau korban yang tewas itu dikenal bos dalam Rutan Salemba. “Memang setiap ada tahanan baru korban ini selalu minta jatah, hingga membuat penghuni itu bertindak,” papar salah satu penghuni lainnya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo, terus menyiapkan anggotanya untuk berjaga di rutan. “Siapa tahu ada serangan susulan yang diakukan penghuni lain, kami juga merasa heran kenapa sanjata tajam bisa masuk ke dalam sel,” tegas Kapolres Hendro Pandowo.



Berita Lainnya

Densus 88 Ringkus Seorang Dokter di Blitar

14/06/2018 03:11 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA