Monday, 26 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Nasional

Jokowi Jadi Alumnus UGM Paling Memalukan, Ini Alasannya

Lukman Salasi - 11/12/2023 15:15

BeritaCenter.COM – Presiden Jokowi dinobatkan sebagai alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) paling memalukan. Gelar ini diberikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar (KM) UGM.

Ketua BEM KM UGM Gielbran Mohammad mengatakan pemberian nominasi ini merupakan wujud kekecewaan karena selama dua periode kepemimpinan Jokowi masih banyak permasalahan fundamental yang sampai sekarang belum terselesaikan. Padahal, menurut Gielbran, Jokowi punya banyak waktu untuk menyelesaikan masalah itu.

"Mulai dari kasus korupsi, yang sekarang justru, pimpinan KPK yang notabene merupakan garda terdepan pemberantasan korupsi justru menjadi pelaku kriminal," kata Gielbran dalam keterangannya, Jumat (8/12/2023).

"Belum bicara soal kebebasan berpendapat. Revisi UU ITE sangat amat mempermudah para aktivis untuk dikriminalisasi, belum bicara soal konstitusi," sambungnya.

Dia menilai setidaknya ada beberapa indikator yang membuat Jokowi mendapat nominasi tersebut. Pertama soal konstitusi.

"Terbukti bersalahnya hakim konstitusi sidang MKMK itu menjadi gerbang awal menjadi bukti empiris bahwa pada kenyataannya memang MK tidak independen, erat kelindannya dengan kedekatan personal kekeluargaan antara Jokowi dan Anwar Usman dan itu sudah terbukti," katanya.

"Di akhir periode beliau justru beliau menghendaki perpanjangan kekuasaan layaknya seorang raja Jawa," imbuhnya.

Kemudian dia menyoroti soal indeks demokrasi. Gielbran bilang hari ini indeks demokrasi Indonesia makin merosot karena banyaknya kasus kriminalisasi.

"Demokrasi anjlok di hampir 10 tahun kepemimpinan beliau semestinya di waktu yang panjang tersebut beliau punya momentum dan punya waktu yang lebih banyak untuk meningkatkan indeks demokrasi kita, indeks demokrasi kita terus merosot," ungkapnya.

Gielbran bahkan tak ragu menyebut Jokowi sebagai representasi orde baru dengan gaya baru.

"Jelas banyaknya korban yang diskriminasi, kemudian sekarang banyak sekali intimidasi dan represifitas. Kita menyebutnya tidak hanya semacam orde baru tapi orde paling baru karena bentuk represifitasnya dibentuk dikemas dalam bentuk yang lain tetapi kejamnya sama. Otoriternya sama tapi dibungkus layaknya seorang yang innocent yang tak berdosa," katanya.

Gielbran juga bicara soal dinasti politik yang saat ini sudah terpampang nyata. Baginya hal itu tidak mencerminkan nilai-nilai UGM.

Oleh karena itu, lanjutnya, Jokowi pantas disebut sebagai alumnus UGM paling memalukan.

"Beliau yang secara vulgar terpampang di depan mata kita, sehingga saya rasa tadi tidak ada momentum lain selain sekarang untuk menobatkan beliau sebagai alumnus UGM yang paling memalukan," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA