Tuesday, 27 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Nasional

Korban 98 Tegaskan Prabowo Tak Layak Jadi Presiden: Kasus HAM nya Sangat Banyak!

Lukman Salasi - 05/12/2023 08:59

BeritaCenter.COM – Ketum Partai Gerindra yang juga sebagai calon presiden di Pilpres 2024 dinilai sangat tidak layak menjadi Presiden Indonesia ke-8. Alasannya karena sejumlah pelanggaran HAM yang pernah dilakukan Prabowo.

Hal itu disampaikan oleh Mugiyanto, korban penculikan Tim Mawar pada 1998 seperti dikutip ulang, Selasa 5 Desember 2023. Mugiyanto menyebut bekas Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu banyak memiliki dosa kelam saat masa reformasi dan belum dipertanggungjawabkan secara hukum sampai saat ini.

Mugiyanto yang kini menjadi Ketua Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) menjelaskan, setelah Prabowo dipecat dinas militer pada 1998, Prabowo melarikan diri ke Yordania.

"Tahun 2000 dia hilang. Proses ketika transisi yang sedang terjadi dan menentukan. Pada saat itu Prabowo kabur ke luar negeri. Jadi tak pantas maju calon presiden," kata Mugiyanto.

Maka, aktivis yang pernah diculik Tim Mawar yang dibentuk Prabowo ini menegaskan Ketum Gerindra itu sebagai orang yang tidak bisa bertanggungjawab dan menghindari proses hukum.

"Itu salah satu indikasi tipe orang yang tidak bertanggung jawab. Saya tidak yakin Indonesia dipimpin orang seperti itu," ujarnya.

Menurut penuturan Mugiyanto, pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Prabowo sangat banyak. Di antaranya peristiwa “Kampung Janda” Krakas di Timor Leste, di Aceh, serta penculikan aktivis 1998. Sayangnya, kata dia, dari semuanya itu belum ada tindakan proses hukum.

Saat Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyelidiki kasus penculikan aktivis 1998 pada 2004-2006, kata dia, Prabowo tidak memenuhi panggilan lembaga itu untuk dimintai keterangan. Tak hanya itu, saat Komnas HAM memanggil untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan tragedi Mei 1998, Prabowo juga kembali mangkir.

"Dia tidak pernah hadir. Prabowo melawan proses hukum," jelasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA