Monday, 26 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Tiga Jari, Tiga Janji Komitmen Ganjar Mahfud

Indah Pratiwi - 04/12/2023 23:00 Oleh : Rika Sudjiman

Kedalaman hati seseorang memang tak bisa diukur. Namun kita mengenal prinsip, sebuah pernyataan fundamental yang jadi pegangan kita dalam bertindak. Inilah yang akan memandu kita agar senantiasa berbuat sesuai norma.

Pun demikian bagi seorang politisi. Mestinya mereka memiliki pedoman kokoh, yang menjadi pemandu dalam menapaki jalan politiknya untuk senantiasa menebar kebaikan, dan tidak sewenang-wenang.

Pada sosok Ganjar Pranowo lah aku kemudian menemukan prinsip itu lewat pernyataan sikapnya “Tiga jari tiga janji”. Taat pada Tuhan, patuh pada hukum, dan setia pada rakyat. Aku melihat apa yang disampaikan Ganjar bukan hanya komitmen, namun juga alarm bagi dirinya sendiri sebagai seorang politisi. Ganjar sedang membangun rambu-rambu bagi jalan politiknya.

Rambu-rambu inilah yang akan membuat Ganjar selamanya sadar bahwa kekuasaan adalah mandat dari Tuhan, mandat dari konstitusi, dan mandat dari rakyat. Dengan begitu, ia tidak akan menciderai mandat yang telah diberikan padanya.

Politisi memang sangat identik dengan janji. Mereka bicara dan berjanji yang muluk-muluk di hadapan rakyat. Padahal, semua janji itu bisa terwujud hanya jika dia bisa menang melawan hawa napsunya sendiri. Tanpa itu, pastilah di tengah jalan akan mudah tergoda, yang akhirnya rakyat jadi korban. Ibarat mobil pasti akan susah membawa penumpang ke tempat tujuan jika mesin yang jadi komponen penting mengalami kerusakan.

Aku kira, situasi itulah yang dipahami betul oleh Ganjar. Rambu-rambu itu yang akan memberikan petunjuk mana kala ia tersesat dalam belantara kekuasaan, dan akan mengingatkan jika gemerlap kekuasaan mulai menyilaukan matanya. Rambu-rambu itu akan terus mengingatkan bahwa kepemimpinan sejatinya adalah mandat untuk memberikan kerja-kerja kebaikan bagi bangsa ini, bagi masyarakatnya.

Jika kita mau sebentar menengok rekam jejak Ganjar, salah satu fokusnya yang bagiku paling menonjol selama ini adalah kecintaannya pada dunia pendidikan, atau pembangunan sumberdaya manusia. Ganjar menyakini, dengan SDM yang unggul lewat pendidikan, kesejahteraan masyarakat akan mudah tercapai, dan bangsa ini akan melesat ke arah kemajuan.

Saat tukar kado di acara Mata Najwa, Ganjar pun tampak memberikan hadiah topi anak-anak sekolah dasar. Pesannya jelas; junjung setinggi-tingginya pendidikan kita. Saat masih di Jateng, Ganjar bahkan menjadi satu-satunya gubernur yang menciptakan sekolah asrama gatis, dan punya program gubernur mengajar.

Kini, sebagai calon presiden, dunia pendidikan tetap menjadi salah satu fokusnya. Ia mewarkan gagasan sekolah gratis, melahirkan program satu sarjana dalam satu keluarga miskin, hingga menaikkan gaji guru.

Dan tentu masih banyak gagasan-gagasan lainnya. Termasuk juga keberadilan penegakan hukum, tersedianya lapangan pekerjaan, membangun satu desa satu puskesmas untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan fasilitas kesehatan, dan lain-lain. Dengan rambu-rambu politik yang telah menjadi pegangan Ganjar, semua cita-cita baik itu rasanya tidak mustahil untuk diwujudkan.

Sumber : Status Facebook Rika Sudjiman




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA