Tuesday, 27 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Timnas AMIN : Kubu Prabowo-Gibran Usul Debat Hanya Paparan Visi Misi, Bukan Debat

Dalam FGD tanggal 29 November 2023 di KPU, kami mencatat usulan dari tim paslon no 2 agar format debat hanya berupa pemaparan dan pendalaman dokumen visi-misi saja

Aisyah Isyana - 04/12/2023 10:42

Beritacenter.COM - Co-Kapten Timnas AMIN, Nihyatul Wafiroh, mengungkap isi rapat bersama KPU terkait usulan format debat capres-cawapres di Pemilu 2024. Menurutnya, kubu capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, mengusulkan agar tak ada format debat, namun hanya paparan visi-misi saja.

"Dalam FGD tanggal 29 November 2023 di KPU, kami mencatat usulan dari tim paslon no 2 agar format debat hanya berupa pemaparan dan pendalaman dokumen visi-misi saja. Ini berarti format debat hanya melibatkan tanya-jawab antara paslon dengan moderator dan panelis, serta menghilangkan sanggahan antar paslon secara keseluruhan," kata Nihayatul, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/12/2023).

"Menurut tim paslon 2, debat dengan model saling menanggapi antar paslon akan menghabiskan banyak waktu tanpa ada kesempatan menjelaskan visi dan misi masing-masing paslon," sambungnya.

Nihayatul menyebut saat itu kubu Anis-Cak Imin dengan tegas menolak usulan tim paslon Prabowo-Gibran. Hal itu dilakukan lantaran menilai usulan kubu 02 akan membatasi pengenalan pemilih terhadap kualitas utuh para paslon.

"Serta terkesan ingin memberikan kenyamanan berlebih pada paslon tertentu. Penolakan serupa juga diutarakan oleh Tim Paslon no 3," jelas Nihayatul.

Pada kesempatan itu, Timnas AMIN menyampaikan jika sebaiknya dalam setiap agenda debat pasangan capres-cawapres selalu dihadirkan. Kendati begitu, Nuhayatul menegaskan jika kehadiran lengkap itu tak lantas kemudian menghilangkan debat khusus cawapres.

"Dalam pemikiran usulan yang kami sampaikan tersebut, kehadiran paslon secara lengkap tetap penting sekalipun hanya capres atau cawapres saja yang tengah berdebat. Artinya, jika agenda debat yang sedang berlangsung adalah antara cawapres maka capres bisa tetap dihadirkan meskipun sebagai audiens dan tidak untuk berdebat sama sekali. Usulan kami untuk 'Hadir berpasangan lengkap' bukan berarti 'hadir untuk berdebat', serta juga bukan berarti menghilangkan debat antara cawapres," kata dia.

Nihyatul menyebut dalam FGD ini baru disepakati soal lokasi debat serta tanggal pelaksanaan. Sementara soal format debat, nantinya KPU akan kembali menggelar rapat bersama tim paslon Pilpres 2024.

KPU juga disebut meminta masukan tertulis dari masing-masing paslon untuk diterima paling lambat 1 Desember 2023. Dimana dalam hal ini Timnas AMIN telah mengirimkan surat degnan no 038/EXT/TA-REK/XII/2023.

Lebih lanjut, Nihayatul menyebut dalam surat masukan tertulis Timnas AMIN mengusulkan agar tetap adanya debat cawapres. Dia mengaku pihaknya masih menunggu KPU untuk kembali menjadwalkan rapat lanjutan.

"Pada prinsipnya pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Rasyid Baswedan-A Muhaimin Iskandar menyatakan siap untuk mengikuti proses rangkaian kegiatan debat dengan apapun teknis/ketentuan yang akan ditetapkan oleh KPU RI. Bahkan Apabila diperlukan, Timnas AMIN menyatakan mendukung adanya setidaknya dua acara debat tambahan selain kelima agenda yang telah direncanakan, demi memaksimalkan kesempatan rakyat Indonesia untuk mengenal para pasangan calon beserta gagasannya," terangnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA