Tuesday, 27 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Timses Khawatir KKN-Terbongkarnya Intervensi Hukum Perburuk Citra Prabowo-Gibran

Baharuddin Kamal - 02/12/2023 13:37 Prabowo Gibran.

Beritacenter.COM - Tim sukses Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tengah mengkhawatirkan citra jagoannya semakin buruk di mata publik. Pasalnya, korupsi, kolusi dan nepotisme di era Jokowi semakin menjadi-jadi. Selain itu, intervensi hukum yang dilakukan Jokowi mulai terbongkar.

Kekhawatiran itu terekspos ke publik lewat catatan internal Timses Prabowo-Gibran yang bocor ke publik seperti dilihat oleh tim BeritaCenter, Sabtu (2/12/2023)

“Upaya merasionalisasi dan menutup praktik nepotisme dan intervensi kekuasaan di MK tidak berhasil, sebaliknya justru semakin meluas termasuk di kalangan pemilih milenial dan gen Z, serta memicu berkembangnya inisiatif sosial dan kelompok aksi yang secara normatif bertema mengawal pemilu dan melawan KKN, namun secara substantif sebenarnya merupakan mosi tidak percaya dan perlawanan pada Jokowi dan pasangan Prabowo-Gibran,” demkian tertulis dalam catatan itu.

Dalam catatan juga dijelaskan mengenai citra keluarga Jokowi yang mulai jelek seiring terbongkarnya karakter asli keluarga Jokowi, khsusunya sang Ibu Negara, Iriana Jokowi.

“Diungkapnya dinamika internal keluarga menyebabkan citra keluarga Jokowi mengalami pembusukan yang cukup cepat dan mulai berdampak pada approval rate Jokowi yang menurun serta sentimen negatif yang terus berkembang di masyarakat. Publik diingatkan pada hegemoni klan cendana pada politik dan ekonomi Indonesia,”

“Semakin banyak terungkap intervensi Jokowi pada proses hukum, termasuk korupsi. Intervensi yg dilakukan melalui tiga jalur yaitu kejaksaan, kepolisian, dan KPK. Intervensi sering dilakukan melalui pesan via perantara maupun dalam pertemuan face to face. Intervensi ini menjelaskan bahwa nepotisme di MK bukanlah kejadian terpisah melainkan sudah menjadi pola, seperti tekad SYL yg tertahan 3 thn dan perintah untuk hentikan kasus SN,” lanjutan penjelasan dalam catatan itu.

Untuk itulah, kubu Prabowo-Gibran sangat khawatir elektablitas paslon nomor 2 semakin merosot meskipun upaya menutup pemberitaan sudah dilakukan.

“Upaya pembelian suara melalui program, pemasangan APK di berbagai titik, operasi tertutup melalui birokrasi dan aparat berpotensi tidak efektif jika sentimen negatif membesar dengan cepat,” sebagaimana tertera dalam catatan.

Sumber : https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=pfbid0qaZFnvfLjd2CjdDicaHzMNNEMkjCC7qwfmri7aotgbCxBL9K52i469E2FtXq1B7Ul&id=100041724519170&mibextid=Nif5oz




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA