Sunday, 25 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Ekonomi

Doyan Belanja Online, BI Catat TransaksI e-commerce Warga RI Tembus Rp42,2 T

Aisyah Isyana - 23/11/2023 16:57

Beritacenter.COM - Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi belanja online (e-commerce) di periode Oktober 2023 mencapai Rp42,2 triliun. Dimana angka itu terpantau mengalami pertubuhan 10,69% jika dibandingkan bulan sebelumnya (month to month/MTM), dan tumbuh 10,69% jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu (year on year/yoy).

"Transaksi e-commerce ini tumbuh positif. Kalau kita lihat in term of nominal di Oktober ini mencapai Rp 42,2 triliun atau tumbuh secara mtm 10,69% dan secara yoy tumbuh 4,99%," kata Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (23/11/2023).

Adapun peningkatan nilai transaksi di e-commerce itu juga turut diikuti dengan kenaikan jumlah tranksaksi yang mencapai 361,54 juta. "Pertumbuhannya secara mtm 8,13% dan secara yoy 32,04%," imbuh Fili.

Dalam hal ini, Fili turut merinci produk-produk yang paling banyak di beli masyarakat di e-commerce, yakni di kategori fashion, personal care, kosmetik, kebutuhan rumah tangga dan kantor.

"Apa yang menyebabkan itu paling tidak ada dua hal. Pertama akseptasi untuk belanja di e-commerce ini semakin meluas dan adanya promo di tanggal-tanggal kembar," beber Fili.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo pada kesempatan yang sama menyebut adanya transaksi e-commerce turut meningkatkan percepatan perputaran uang, sehingga efisiensi dan produktivitas masyarakat juga semakin meningkat.

"Dulu kalau orang belanja kan perlu keluar, ke toko dan sebagainya itu volume transaksinya perlu waktu. Kalau ini bisa lebih cepat sehingga itu perputaran uang tidak hanya transaksinya, tapi antara pembeli dan penjual itu lebih cepat," jelas Perry.

Lebih lanjut, transaksi e-commerce ini juga disebut akan mendukung pengendalian inflasi, lantaran harga barang-barang di toko online yang cenderung lebih murah.

"Dengan transaksi di e-commerce ini mendukung pengendalian inflasi khususnya harga-harga barang untuk kebutuhan sehari-hari. Itu mendukung pengendalian inflasi karena harganya lebih murah. Itu lah kenapa kami terus mempercepat digitalisasi ekonomi keuangan karena manfaatnya banyak," pungkas Perry.




Berita Lainnya

Inilah 5 Cara Hemat Uang Belanja Akhir Tahun

29/12/2023 20:30 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat

HOT MINGGU INI


FOKUS MINGGU INI


BOLA