Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Septian Raharjo : Cawapres Dari Mahkamah Konstitusi

Indah Pratiwi - 09/11/2023 23:01

Beritacenter.COM - Jokowi seolah memperkenalkan Putra nya, Gibran ke publik sebagai cawapres yang lahir dari Mahkamah Konstitusi atas kepentingan politik dinasti.

Kalau kata Jogja Hiphop Foundation, rapper kesayanganku dalam tembangnya Song Of Sabdatama ;
" In our land where we stand
Never afraid coz we all friends
We may vary but hand in hand
Appreciate and understand
Why democracy if occupied by oligarchy
Nggo opo demokrasi nek mung ngapusi "

KENAPA DEMOKRASI JIKA HANYA DIDUDUKI OLIGARKI
BUAT APA DEMOKRASI JIKA HANYA UNTUK DIBOHONGI ?

Konstitusi di negeri ini sedang ditubruk oleh Jokowi bersama kroni-kroni nya. Demokrasi terluka parah hanya karna kekuasaan ingin memerintah. Sayang sekali hanya demi memberikan jalan kelancaran Gibran sang putra mahkota Jokowi rela mengatur bahkan mengorbankan paman nya sendiri, Anwar Usman untuk mengetuk palu MK mengesahkan aturan demi jalan Gibran terlancarkan.

Kata Jokowi, netralitas dalam pemilu harus dijaga. Kat Jokowi lagi jangan ada yang mencoba untuk mengintervensi Pemilu 2024, karna sangat susah katanya. Apa karna sudah jenengan intervensi sendiri pak pemilu ini ? Apa jenengan sedang membicarakan diri anda sendiri pak ?

Saat ini menjadi duka mendalam bagi kita, dan semua rakyat indonesia atas hilangnya hati nurani seorang Jokowi yang sedang berusaha membangun Politik. Mungkin Jokowi pikir rakyat sudah terlena dengan apa yang sudah dirinya lakukan selama ini. Padahal rakyat lebih bangga dan akan bersabar apabila menunggu Gibran jika hendak maju menjadi cawapres 5 tahun lagi.

Entah sedang kebelet atau Jokowi sendiri yang sedang ingin mempertahankan kekuasaan dengan melimpahkan kekuasaan kepada Gibran. Yang jelas Jokowi saat ini sedang tidak sadar diri, seakan lupa akan jati diri sendiri. Dia menjadikan anaknya sebagai Cawapres Boneka, untuk menggantikan periodenya ketiga. Ya tidak bisa menjabat periode ketiga, Gibran pun dimajukan sebagai gantinya. Itulah mengapa Gibran dipandang sebagai Cawapres Boneka, yang nanti dimainkan bapaknya dengan capres pendampingnya.

Sangat disayangkan di ujung pemerintahan Jokowi harus diakhiri dengan pelanggaran Konstitusi demi melancarkan jalan kekuasaan bocil karena kebeletnya si anak dan bapak untuk kembali menjadi penguasa. Padahal Jokowi adalah manifestasi seorang pemimpin yang lahir dari rakyat, image tersebut harus sirna karna seorang pemimpin yang lahir dari rakyat ternyata berusaha melahirkan politik dinasti, apalagi di negara demokrasi seperti Indonesia kita ini. Sangat disayangkan sekali.

Sorry Pak Jokowi, mau diubah seperti apapun jalan konstitusi. Akan tetap tidak merubah pandangan ku terhadap pelanggaran konstitusi yang sudah anda lakukan. Hari ini konstitusi dan demokrasi sudah terlukai, besok kedepan mau apalagi yang dilukai demi kekuasaan ?

Memang kekuasaan adalah godaan, dan segala bentuk kekuasaan akan dimintakan pertanggung jawaban di akhirat kelak.

Selamat atas lahirnya cawpres yang tidak biasa Gibran Rakabuming Raka, yang dilahirkan atas bantuan sang paman, dengan restu dari seorang Jokowi, dan atas dasar kepentingan Golongan. Satu fenomena luar biasa dalam negara demokrasi dan sejarah perjalanan Indonesia. Akan selalu ku ingat akan selalu ku kenang sebagai penjahat Demokrasi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA