Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Haus Kekuasaan Ingin Jadi Cawapres Gibran Membelot, TPN Ganjar-Mahfud Desak PDIP Pecat Anak Jokowi

Indah Pratiwi - 24/10/2023 20:24

Beritacenter.COM - Beda dalam kasus Budiman Sudjatmiko yang dengan cepat dipecat oleh PDI Perjuangan dalam kasus Gibran PDI Perjuangan lamban banget bergerak untuk memecat Gibran yang membelot dan bergabung dengan KIM

Ada beberapa hal yang diduga jadi alasan PDI Perjuangan belum memecat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meski telah dideklarasikan jadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Juru Bicara TPN Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Sunanto, mengatakan lantaran putra sulung Presiden Joko Widodo itu masih belum memberikan pernyataan resmi terkait menerima pinangan Prabowo Subianto sebagai cawapres di Pilpres 2024.

Pria yang akrab disapa Cak Nanto itu juga mengatakan PDI Perjuangan masih mempertimbangkan peluang Gibran tidak mengambil tiket cawapres yang diberikan Koalisi Indonesia Maju (KIM) itu, terlebih lagi masih ada waktu sebelum KIM mendaftar ke KPU.

“Jadi secara otomatis [pemecatan] itu kalau sudah didaftarkan. Kalau sekarang kan belum, jangan-jangan enggak jadi [cawapres],” kata Cak Nanto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Kebon Sirih Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/10).

“Karena di dunia politik ini kayak kemarin saja, satu menit juga bisa berganti,” ia menegaskan.

Di sisi lain, Cak Nanto juga beranggapan seharusnya Gibran mengundurkan diri apabila benar-benar menerima pinangan KIM. Sebab dalam aturan partai, seorang kader menurutnya tidak bisa bermain dua kaki.

Calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil VII Jawa Tengah dari PDI Perjuangan ini juga menyinggung penegasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa PDI Perjuangan tidak memaksa para kader untuk tetap tinggal apabila merasa sudah tidak nyaman.

“Biar jelas posisinya kan, jadi tidak abu-abu. Kalau misal menunggu dipecat kan nanti merasa terzalimi, padahal ada aturan mainnya sudah harus kami jalankan,” ujarnya.

Sebelumnya, KIM selaku pengusung Prabowo Subianto resmi mengumumkan Gibran sebagai cawapres. Pengumuman itu dilaksanakan di kediaman Prabowo di Kertanegara IV, Jakarta, Minggu (22/10) malam.

Pengumuman itu dihadiri seluruh petinggi KIM. Koalisi ini digawangi oleh Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PBB, Gelora, Garuda, dan Prima.

Ia pun sudah buka suara mengenai statusnya di PDI Perjuangan. Gibran mengaku sudah berkomunikasi dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid.

Sementara Gibran sampai saat ini masih terdaftar sebagai kader PDI Perjuangan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA