Monday, 26 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Keuangan

Ini Kata Sri Mulyani soal Biang Kerok Dolar AS Nyaris Rp16 Ribu

Aisyah Isyana - 23/10/2023 23:25

Beritacenter.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung soal biang kerok penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Rupiah. Dimana saat ini nilai tukar Dolar AS telah menyentuh hampir Rp16 ribu, atau tepatnya Rp15.930.

Sri Mulyani menyebut Dolar AS menguat pesat usai didukung oleh kebijakan kenaikan suku bunga tinggi yang terjadi dalam waktu lama di AS. Dia menilai, kebijakan suku bungan hingher-for-longer yang digunakan Bank Sentral The Federal Reserve yang membuat banyak arus modal kembali masuk ke AS.

"Kita semua tahu fenomena global saat ini dengan Amerika Serikat yang hadapi inflasi yang cukup tertahan tinggi, dan kondisi ekonomi yang cukup kuat, mereka kemudian mengeluarkan signal atau paling tidak dibaca market, bahwa higher for longer itu akan terjadi dan ini yang sebabkan banyaknya capital flowing back to Amerika Serikat," ungkap Sri Mulyani usai melakukan rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (22/10/2023).

Sri Mulyani menyebut kebijakan perbankan AS inilah yang membuat Dolar AS menguat. Bahkan, penguatan Dolar AS itu diluar prediksi BI. Menurutnya, Dolar AS indeksnya menguat 106 poin, jauh diatas prediksi BI di 93 poin.

"Menyebabkan dollar index menguat di 106. Pak Gubernur (Bank Indonesia) sebelumnya mengatakan di 93, berarti dolar AS itu kuat secara global," ungkap Sri Mulyani.

Lantas apa yang akan dilakukan pemerintah? Sri Mulyani menyebut Komite Stabilitas Sistem Keuangan akan terus melakukan sinkronisasi kebijakan moneter dan fiskal. Pihaknya juga akan memantau ketat dampak nilai tukar terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Agar dalam situasi di mana pemacunya adalah negara seperti Amerika Serikat dampaknya ke ekonomi kita bisa dimitigasi dan diminimalkan. Baik terhadap nilai tukar, inflasi, maupun terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. Itu yang terus kita lakukan insentif," pungkas Sri Mulyani.




Berita Lainnya

Dolar AS Masih Dikisaran Rp15.600 Pagi Ini

04/10/2023 11:32 - Aisyah Isyana
Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA