Sunday, 25 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Teknologi

Planet Merkius Dilaporkan Terus Mengecil dan Menyusut, Kok Bisa?

Aisyah Isyana - 13/10/2023 23:32

Beritacenter.COM - Planet terkecil di Tata Surya, Merkurius, dilaporkan terus mengecil dari ukuran seharusnya. Batuan dan logam cairnya yang mendingin, mengakibatkan bagian dalamnya mengalami penyusutan.

Sementara menurut studi lainnya, penyusutan disebut turut menimbulkan keriput di permukaan planet, yang kemudian disebut David Rothery sebagai scarps alias luka.

"Ini seperti kerutan yang terbentuk pada sebuah apel seiring bertambahnya usia," ujar Rothery, profesor geosains planet di Universitas Terbuka Inggris sekaligus penulis riset, seperti dikutip dari Insider, Kamis (12/10/2023).

Luka ini juga sebagai bukti jika Merkurius memang mengerut dan mengecil. Yang jadi maslaah lagi, peristiwa ini telah terjadi sebagaimana umurnya 3 miliar tahun lamannya.

Guna membuktikan jika pengerutan itu masih berlangsung hingga saat ini, Rothery dan mahasiswanya Ben Man mulai memperhatikan struktur geologis lain yang disebut sebagai grabens. Grabens itu muncul begitu scarps bergerak, dimana kejadian itu menguntungkan bagi penelitian. Tak hanya ukurannya yang lebih kecil, panjang sekitar 1 Km dan kedalamannya dibawah 100 meter, umurnya tak setua scarps, atau kurang dari 300 juta tahun.

"Karena ukuran mereka kecil, maka mereka tidak akan bertahan lama," ujar Rothery kepada Insider.

Sementara itu, studi yang diterbitkan di Nature Geosciences mengidentifikasi dengan yakin jika 48 dari 244 gambar grabens diambil oleh wahana Messenger NASA tahun 2015 lalu.

"Itu sebabnya kami mengatakan dengan jelas bahwa telah terjadi pergerakan selama tiga ratus juta tahun terakhir, dan mungkin masih terjadi hingga saat ini," ujarnya.

Sementara itu, penyusutan ini menyebabkan bagian luar Merkurius yang kaku terdorong ke atas sehingga menyebabkan gempa Merkurius.

"Perpindahan ini sampai beberapa kilometer, setara dengan ratusan gempa bumi yang sangatlah besar. Kami memperkirakan hal ini akan terjadi sepanjang waktu, namun kami tidak punya cara untuk mengukurnya sampai kami mendapatkan seismometer di planet ini," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

HOT MINGGU INI


FOKUS MINGGU INI


BOLA