Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Ratih Prameswary : Pelukan Hangat Dari Ganjar Untuk Rakyat

Indah Pratiwi - 12/10/2023 20:40

Beritacenter.COM - Pemimpin yang bijak adalah mereka yang memiliki integritas dalam menjalankan roda kepemimpinannya. Integritas menjadi kunci utama keberhasilan pemimpin ketika menjalankan amanah yang diberikan rakyat kepadanya. Kehadiran pemimpin bukanlah untuk dilayani, melainkan melayani masyarakat yang telah memasrahkan segala sesuatunya kepada pemimpin pilihannya.

Ketika bangsanya tengah dilanda pelbagai permasalahan, pemimpin wajib hadir untuk mengatasi semua kejadian demi kejadian guna menenangkan hati rakyat yang sedang di rundung kegundahan, imbas masalah yang terjadi.

Saya setuju apabila seorang pemimpin haruslah memiliki pola pikir yang solutif, kreatif serta inovatif dalam menghadapi berbagai hal, termasuk dalam keadaan genting. Oleh sebab itu, dalam upaya menata demokrasi kita agar lebih matang, masyarakat perlu mempertimbangkan berulang kali ketika menentukan pemimpin. Sebab yang kita butuhkan adalah pemimpin kredibel dan memiliki kualitas prima, serta jelas visi-misinya.

Pemimpin yang baik memiliki sikap sederhana, cerdas, terampil, disiplin, tegas, terbuka, jujur serta mampu merangkul semua elemen masyarakatnya, tanpa pengecualian. Dan semua sikap dan karakter tersebut telah terpupuk di dalam diri seorang
@ganjarpranowo
.

Seperti pemaparan lewat manifestonya, dimana sejak ia kecil Ganjar telah mengarungi banyak kelak-kelok kehidupan. Ganjar kecil di tuntut menjadi dewasa, meskipun usianya belumlah cukup matang untuk memahami permasalahan yang dialami oleh orang dewasa.

Kendati demikian, Ganjar tetap tegar dalam menghadapi segala cobaan dan ujian dari Tuhan nya. Pun dengan orang tuanya, yang selalu memberikan support system kepadanya agar tetap berdiri tegak dan terus berusaha menggapai rajutan asa yang di cita-citakan.

Berbekal ilmu dari keluarga serta pembelajaran yang bertahun-tahun dikonsumsinya lewat bangku pendidikan, telah membentuk pribadi Ganjar seperti sekarang. Ganjar kecil yang hidupnya penuh dengan kesederhanaan, tumbuh menjadi seorang pemimpin bijaksana dan berwibawa.

10 tahun mengomandoi Jawa Tengah, membuat Ganjar menjadi pemimpin yang berintegritas. Pemimpin yang selalu berhasil menciptakan nuansa dekat nan akrab bersama rakyatnya. Selama satu dekade itu pula, Ganjar banyak memberikan cerita cinta kepada tuannya. Tuan yang selalu menjadi prioritas hidupnya, selama mengabdikan diri pada tanah kelahirannya.

Rasa rindu ingin bertemu sosoknya kembali menghampiriku. Masih teringat jelas tentang bagaimana ia memberikan tawa bahagia kepada segenap rakyatnya, termasuk tuannya yang sudah lanjut usia.

Selama menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar seringkali terpantau tengah bertandang ke Panti Jompo. Kehadiran Ganjar mengobati kerinduan Oma dan Opa disana. Suasana hangat dan penuh tawa tersaji di kala Ganjar bertemu dan berdialog bersama dengan para lansia, tak jarang mereka juga berpartisipasi untuk membagikan kisah hidupnya kepada Ganjar. Ini bukti apabila Ganjar mampu menumbuhkan ikatan emosional dengan rakyatnya. Lewat bondingnya, Ganjar mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman kepada tuannya.

Kedekatan dan kelekatan Ganjar juga tercurah kepada rakyatnya yang berprofesi sebagai penyapu jalan dan petani. Di mata mereka, sosok Ganjar adalah pemimpin yang “ngemong”, penuh perhatian kepada rakyat kecil, dan berjiwa visioner dalam segala kebijakan yang ia canangkan. Ganjar adalah bapak pengayom Jateng, spirit dan semangat juangnya yang tinggi membuat banyak rakyat terkesima akan tindak-tanduknya dalam upaya memuliakan warganya.

Sentuhan cinta dan kasih sayang Ganjar merata ke segala aspek kehidupan. Semua lapisan masyarakat telah merasakan kinerja yang diberikan olehnya. Kuatnya rantai kemiskinan yang membelenggu Jawa Tengah, telah dikoyak Ganjar melalui beragam inovasi jempolannya. Seperti program pendidikan SMK N Jateng, yang diperuntukkan bagi siswa tak mampu.

Gebrakannya ini mampu memutus jeratan tali kemiskinan, sebab siswa-siswi yang mengenyam bangku sekolah disini setelah lulus langsung terserap pada dunia pekerjaan. Dengan begitu mereka akan membantu perekonomian kelurganya, lewat hasil dari jerih payahnya selama bekerja.

Selain ranah pendidikan, UMKM juga turut menyumbang dalam ikhtiar menyusutkan angka kemiskinan. Terlebih program usaha mikro ini sudah tembus ke kancah international. Bayangkan saja betapa fenomenalnya program besutan Ganjar ini, tak ayal apabila angka kemiskinan di Jateng berhasil turun sampai dengan satu juta jiwa.

Semua ide serta gagasan Ganjar memang sejatinya di persembahkan hanya untuk tuannya semata, tak ada yang lain. Ganjar ingin kemakmuran, kesejahteraan serta kemerataan pembangunan yang di garapnya bisa dirasakan oleh semua elemen masyarakat, baik Jawa Tengah maupun wilayah lainnya yang hendak bertamu pada provinsi Gayeng ini.

Tak heran, apabila banyak yang menyebutnya sebagai “Pemimpin Merakyat.” Karena kesederhanaan yang dirinya tunaikan mampu di implementasikan pada kehidupannya sebagai pejabat daerah.

Berangkat dari keluarga sederhana yang jauh dari hingar bingar kota dan gelimangan harta, membuat Ganjar mengerti tentang makna sebuah perjuangan yang sebenarnya. Bagaimana rasanya tersandung, jatuh dan berjalan terseok-seok demi menggapai asanya.

Namun usaha tak akan menghianati hasil. Jatuh bangunnya Ganjar telah membawanya sampai pada titik dimana ia menjadi pemimpin idaman yang banyak di gandrungi rakyat, pemimpin yang banyak menghadirkan kemaslahatan bagi Jateng Gayeng yang sempat dikomandoinya.

Melihat tawa sumringah rakyat atas apa yang telah dibangunnya, menjadi suntikan energi tersendiri baginya. Semuanya akan Ganjar tunaikan, demi memberikan kebahagiaan kepada tuannya. Bahkan dalam kondisi apapun, Ganjar akan selalu siap sedia berada di barisan paling depan bersama warganya. Ia akan bersedia jika harus menjadi tameng untuk melindungi tuannya, dari segala mara bahaya yang mengancam.

Begitulah seharusnya seorang pemimpin sejati yang berjiwa ksatria, sigap dalam melayani, melindungi dan siap mati hanya untuk rakyatnya. Bukan malah yang meminta izin untuk berkuasa, demi memenuhi nafsu duniawinya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA