Friday, 22 Sep 2023
Temukan Kami di :
Ekonomi

Mulai Disalurkan, Beras Bulog Bakal Dijual Maksimal Rp10.900/Kg di Pasar Tradisional

Aisyah Isyana - 13/09/2023 11:58

Beritacenter.COM - Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyebut beras operasi pasar atau Stabilsasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) akan mulai disalurkan ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Dengan adanya penyaluran beras itu, para pedagan di pasar turunan dapat membeli beras itu ke PIBC seharga Rp10.385 per-Kg.

Dengan adanya penyaluran beras itu, maka harga jual di pasar turunan akan dipatok maksimal Rp10.900 per-Kg sampai ke masyarakat. Dengan begitu, masyarakat dapat membeli beras SPHP dengan eceran, tak hanya ukuran 5 kg saja.

"Harga di Pasar Induk Cipinang Rp 10.385, di pasar turunan maksimal Rp 10.900," kata Arief di PIBC, Jakarta Timur, Rabu (13/9/2023).

Guna memastikan harga di pasar turunan tak lebih dari HET, pemerintah provinsi harus mendata pasar mana saja yang bakal mendapat beras SPHP. Tak hanya itu, pegawasan harga juga akan turut melibatkan Satgas Pangan.

"Ada Satgas Pangan yang akan memastikan beras ini ke pasar turunan, bantu kalau pasar turunan belum ada beras Bulog SPHP, bisa menghubungi kita semua termasuk Dirut Food Station dan teman-teman dari pedagang Cipinang," tuturnya.

Diketahui, Perum Bulog bakal menyalurkan beras ke PIBC dengan ukuran 50 kilogram. Dimana pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) yang akan disalurkan ke pasar itu ada sebanyak 1-3 ribu ton selama sepekan ini.

Adapun penyaluran beras ke PIBC itu merupakan salah satu upaya intervensi harga beras yang kini tnegah tinggi dipasaran. Tak hanya menyalurkan beras ke PIBC, Perum Bulog juga telah menjalankan tugasnya menyalurkan beras ke pasar tradisional langsung dan ritel dengan ukuran beras 5 kg seharga Rp54.500.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengintervensi harga beras dengan menyalurkan bantuan beras ke 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Dimana bantuan itu akan diberikan selama 3 bulan, terhitung dari September, Oktober, dan November. Bantuan beras yang disalurkan itu sebanyak 640 ribu ton dengan masing-masing keluarga 10 kg beras per-bulan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA