Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Teknologi

Elon Musk Lagi-lagi Dituntut Gegara Pesangon, Terbaru oleh Eks Karyawan Twitter Afrika

Aisyah Isyana - 19/07/2023 00:28

Beritacenter.COM - Elon Musk lagi-lagi menerima tuntutan hukum imbas masalah pesangon mantan karyawan Twitter yang belum turun. Terbaru, orang terkaya dunia ini dituntut mantan karyawan Twitter di Afrika soal masalah pesangon yang tak kunjung turun.

Tuntutan hukum itu bermula dari adanya PHK massal yang sempat dilakukan Twitter, usai tak lama diambil alih oleh Elon Musk. Pasca adanya PHK massal itu, para mantan karyawan Twitter yang berkantor di Ghana dijanjikan menerima pesangon sebesar 3 bulan gaji, seperti dilansir CNN, Selasa (18/7/2023).

Meski begitu, nyatanya hingga lebih dari 7 bulan setelah pemecatan, para mantan karyawan tak kunjung menerima pesangon yang dijanjikan. Bahkan, mereka juga tak mendapat informasi apapun dari pihak Twitter terkait pembayaran pesangon mereka.

"Mereka benar-benar menghilang," kata seorang mantan karyawan Twitter Afrika kepada CNN.

Sejatinya, kesepakatan besaran pesangon 3 bulan itu diterima mantan karyawan dengan berat hati, usai melewati proses tawar-menawar yang alot dengan perusahaan. Terlebih, paket pesangon itu diberikan tanpa tunjangan.

Hanya saja, saat ini Twitter justru terkesan menghilang tanpa kabar. Perwakilan hukum para mantan karyawan, Carla Olympio, menyebut komunikasi terakhir antara Twitter dengan klien mereka pada Mei lalu, tak lama setelah penyelesaian kontrak PHK disepakati.

"Sayangnya, setelah melakukan pemecatan mereka secara tidak etis melanggar janji mereka sendiri dan undang-undang Ghana, menyeret proses negosiasi (pesangon) selama lebih dari setengah tahun, sekarang kita telah sampai pada titik hampir penyelesaian, malah ada keheningan total dari mereka selama beberapa minggu," kata Olympio.

Atas dasar hal itulah, kemudian para mantan karyawan Twitter di Afrika melayangkan tuntutan hukum ke Twitter milik Elon Musk, dan kini tengah diselidiki oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan Perburuhan Ghana.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA