Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Teknologi

Elon Musk dan Twitter Digugat Rp7,4 T oleh Mantan Karyawan Gegara Pesangon

Aisyah Isyana - 13/07/2023 12:58

Beritacenter.COM - Mantan karyawan Twitter menggugat Elon Musk dan perusahaan berlogo burung biru atas tuduhan belum membayar pesangon. Musk dan Twitter dituntut untuk segera membayar ganti rugi sebesar US$ 500 juta atau setara Rp 7,4 triliun (kurs Rp14.965).

Gugatan itu diajukan atas nama sekelompok karyawan yang diberhentikan sejak pengambil alihan Twitter oleh Musk Oktober 2022 lalu. Dimana gugatan itu diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara California, Rabu lalu.

Adapun penggungat utama dalam kasus ini, yakni Courtney McMillian, yang merupakan mantan karyawan di departemen SDM Twitter sejak Agustus 2020 hingga 4 Januar 2023.

Sebelum akhirnya diambil alih Musk, terdapat program tunjungan untuk karyawan hingga pesangon bai yang dikeluarkan sebagaimana aturan berlaku. Dimana hal itu sesuai dengan Undang-undang Keamanan Pendapatan Pensiun Karyawan tahun 1974 (ERISA).

Sebagaimana dalam gugatan itu, para karyawan yang berhenti bekerja pasca pengambilalihan Twitter oleh Elon Musk, nyatanya masih belum mendapat pesangon hingga saat ini. Padahal, Musk sendiri pernah mengatakan jika pihaknya akan memenuhi hak para pekerja.

"Musk awalnya menyatakan kepada karyawan bahwa di bawah kepemimpinannya Twitter akan terus mematuhi rencana pesangon," kata Kate Mueting, mitra administrasi perusahaan Sanford Heisler Sharp di Washington, D.C, dikutip dari Veriaty, Kamis (13/7/2023).

"Dia rupanya membuat janji-janji ini karena mengetahui bahwa itu diperlukan untuk mencegah pengunduran diri massal yang akan mengancam kelangsungan merger dan vitalitas Twitter itu sendiri," lanjut dia.

Sekedar diketahui, Musk pasca pengambilalihan Twitter pada Oktober 2022 lalu, telah memecat para pemimpin eksekutif Twitter dan membubarkan dewan direksi. Twitter juga melakukan empat putaran PHK karyawan secara luas, dan memangkas jumlah karyawan hingga sekitar 80%.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA