Monday, 26 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

6 Alasan Mengapa Prabowo Tidak Mampu Melanjutkan Kinerja Presiden Jokowi

Indah Pratiwi - 10/07/2023 22:05

Beritacenter.COM - Jika kita mengaku nasionalis dan cinta terhadap perubahan dan kemajuan yang dicapai saat ini, seharusnya dalam memilih capres yang akan memimpin negara ini tidak didasarkan pada emosi. Kita harus menggunakan akal jernih dan fikiran yang luas. Itu kuncinya.

Terutama dalam melihat rekam jejak capres yang nantinya akan maju pada 2024, seperti sosok Prabowo Subianto, misalnya. Ada beberapa penilaian mengapa Prabowo tidak layak bahkan tidak begitu meyakinkan bisa membawa bangsa ini maju dan mampu bersaing dengan negara lain.

Pertama, kita tahu Prabowo berasal dari keluarga Cendana, dia juga anak dari Sumitro Djojohadikusumo. Dua sosok inilah yang paling punya peran besar atas masuknya asing secara besar-besaran di Indonesia. Terutama yang membuat kita tidak bisa berdaya secara ekonomi selama puluhan tahun.

Sepertinya publik akan mudah menilai, kalau prabowo jadi presiden dia tidak mungkin berseberangan dengan legacy yang sudah diturunkan ayah dan mertuanya saat itu. Apalagi ada indikasi kalau cendana memiliki 4 % saham Freeport, sehingga jelas keraguan karena yakin ada kepentingan yang akan dia diperjuangkan.

Kedua, aset Cendana yang banyak disita jaman pemerintahan presiden Jokowi. Hal inilah yang memunculkan keyakinan publik kalauPrabowo sulit untuk bisa lepas dan bersih dari beban masa lalu. Jika dia jadi presiden, apakah aset keluarga Cendana masih konsisten ditagih dan aset yang sudah ditagih tidak kembali ke mereka ? Sepertinya sulit untuk bisa dipercaya.

Ketiga, beban sejarah sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas kejahatan masa lalu. Kalaupun dia bersikeras tidak akan bisa diatur dan dikontrol, apakah dia bisa lepas jika orang disekitarnya dulu memegang 'kartu AS' Prabowo ? Dan apakah Prabowo yakin tidak akan dikontrol ? Sepertinya sulit!

Keempat, watak dan karakter Prabowo yang terkenal temperamen dan meledak-ledak dan kurang bisa mengontrol diri. Karena bagaimana pun sikap dia bisa dirubah sesuai keinginan dan kepentingan dia. Tapi yang namanya watak dan karakter akan selalu melekat selamanya dan sulit untuk bisa dirubah.

Kelima, pengalaman Prabowo dalam memimpin pemerintahan daerah belum teruji. Gimanapun dalam hal teknis seorang pemimpin itu harus teruji. Bisa memberikan solusi dan terobosan saat negara dalam keadaan krisis atau situasi genting. Karena kita sebagai rakyat tidak mau membeli kucing dalam karung.

Jadi apabola kemampuan Prabowo dibirokrasi belum teruji, tentu akan sangat bahaya jika diberikan amanah untuk mengurus negara sebesar Indonesia. Dia belum pernah mengurus soal inflasi, defisit, bahkan saat situasi negara dalam keadaan krisis pun, keputusan penting apa yang diambil dia belum pernah membuktikan.

Tentu akan sangat bahaya jika semua itu harus kita serahkan ke orang yang baru pertama kali mengurus birokrasi pemerintahan. Jika ada yang mengklaim Prabowo adalah seorang nasionalis dan patriotik sejati, itu pun belum pasti. Karena kalim itu belum cukup sebagai modal dikatakan layak sebagai Presiden.

Apalagi jika melihat proyek "food estate" )tanaman Singkong) yang gagal digarap Prabowo. Bayangkan saja, baru disuruh Presiden Jokowi ngurusin singkong saja gagal, trus gimana mau mengurus negara ? Tentu ini terlalu berbahaya.

Keenam, usia Prabowo yang tidak produktif lagi untuk bekerja secara konsisten dan cepat. Presiden Jokowi meskipun dibilang krempeng, namun beliau terkenal memiliki fisik yang kuat. Dalam satu hari saja beliau bisa berkunjung ke dua atau bajkan tiga lokasi berbeda. Dan jika itu terjadi pada seorang Prabowo maka temtu akan sulit untuk mengikuti ritme yang dilakukan presiden Jokowi.

Perlu dicatat! Bahwa untuk menjadi seorang presiden, tidak dibutuhkan capres yang baru magang atau baru pertama kali menjalankan sistem pemerintahan. Karena terlalu besar harga yang harus dibayar dan waktu yang dikorbankan apabila sampai itu yang terjadi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA