Monday, 26 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
News

Bareskrim Bakal Koordinasi ke PPATK Terkait Temuan 256 Rekening Panji Gumilang

Aisyah Isyana - 07/07/2023 21:22

Beritacenter.COM - Bareskrim Polri bakal berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait temuan ratusan rekening milik pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang. Polri bahkan mengaku telah membentuk tim untuk berkoordinasi dnegan PPATK.

"Ya itu menjadi bagian dari tugasnya Bareskrim, nanti itu sudah ada tim yang dibentuk, ada tugasnya masing-masing siapa yang harus berkoordinasi dengan PPATK misalnya," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2023).

Ke depannya, Sandi menyebut penyidik masih akan memeriksa saksi ahli. Pemeriksaan ahli itu dilakukan dengan tujuan untuk memperdalam sejauh mana penistaan agama dan penympangan yang diduga terjadi.

"Karena sampai sekarang ini kan masih satu (laporan penistaan agama), dan ada informasi banyak dari masyarakat, baik itu melalui media online, media sosial lainnya, itu semua bisa menjadi bahan untuk diverifikasi," ungkap Sandi.

Sebelumnya, pengungkapan ratusan rekening bank terkait Panji Gumilang itu awalnya dibeberkan Menko Polhukam Mahfud Md. Hanya saja, Mahfud dan mejelaskan secara detail.

Mahfud hanya mengungkap rekening terkait Panji Gumilang ada sebanyak 289. Dimana nama pemilik rekening itu disebut Mahfud berbeda-beda, namun masih tetap ada unsur nama Panji Gumilang-nya.

"Ya memang. 256 rekening atas nama Abu Toto Panji Gumilang, Abdu Salam Panji Gumilang, nama di itu ada 6. Ada Abu Toto, ada Panji Gumilang, ada Abu Salam, pokoknya enamlah. Dan dari situ, 256 rekening atas nama dia dan 33 rekening atas nama institusi. Jadi 289," kata Mahfud kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/7).

Untuk diketahui, Panji Gumilang dilaporkan ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan penistaan agama sesuai Pasal 156 A KUHP. Polri telah mengantongi unsur pidana dan menaikkan status laporan ke tahap penyidikan pada Selasa, 4 Juli 2023 kemarin.

Bareskrim juga telah menggelar perkara tambahan pada Rabu, 5 Juli 2023 dan ditemukan unsur pidana tambahan. Yakni terkait Pasal 45 A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.




Berita Lainnya

Pesan Haru Alam Ganjar Puji Perjuangan Sang Ayah

15/02/2024 18:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA