Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :

Tuai Kritikan, CEO Twitter Angkat Bicara soal Kebijakan Rate Limit yang Kontroversi

Aisyah Isyana - 06/07/2023 01:22

Beritacenter.COM - Aturan rate limit yang membatasi jumlah cuitan yang dapat dibaca para pengguna Twitter, diberlakukan usai sebelumnya Twitter sempat tumbang. Selang beberapa hari setelahnya, CEO Twitter Linda Yaccarino buka suara soal kebijakan kontroversial itu.

Yaccarino dalam cuitannya di Twitter, turut membela kebijakan yang menuai protes dan kiritkan para pengguna. Komentarnya itu merupakan komentar publik pertamanya sejak Elon Musk mengumumkan kebijakan rate limit, Sabtu (1/7) lalu.

"Ketika Anda memiliki misi seperti Twitter -- Anda perlu mengambil langkah yang besar untuk terus memperkuat platform," kata Yaccarino dalam cuitannya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/7/2023).

Penerapan kebijakan rate limit itu diumumkan tak lama setelah Twitter mewajibkan para pengguna untuk login, jika ingin membaca tweet dan melihat profil pengguna. Alhasil, banyak pengguna mengeluhkan tak bisa mengakses Twitter, lantaran telah melebihi limit harian mereka, dan tak bisa me-refresh timline sama sekali.

Yaccarino sebagaimana dalam cuitannya, turut menyertakan link yang berisi update kebijakan rate limit. Melalui udapte itu, Twitter menyatakan kebijkan rate limit diberlakukan guna melawan akun bot.

"Kami membatasi penggunaan untuk sementara agar kami dapat mendeteksi dan mengeliminasi bot dan aktor jahat lainnya yang merusak platform," kata Twitter dalam postingan blognya.

"Pemberitahuan sebelumnya tentang tindakan ini akan memungkinkan aktor jahat mengubah perilaku mereka untuk menghindari deteksi," sambungnya.

Media sosial berlogo burung biru itu menyebut pembatasan dilakukan guna mencegah akun-akun bot mengeruk data publik pengguna Twitter untuk membangun model AI, serta memanipulasi percakapan di platform.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA