Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Maksain Amat Hati Jokowi ke Prabowo

Indah Pratiwi - 04/07/2023 08:10

FOKUS : Jokowi

Beritacenter.COM- Aku hanya bisa geleng-geleng kepala saat melihat baliho-baliho besar sekaligus banner Prabowo dan Jokowi, tersebar di Jawa Tengah.

Sebenarnya tidak hanya Jateng, potret Prabowo dan Jokowi juga terpampang sampai ke pelosok negeri ini. Kampanye saja belum tiba, tapi ketum Gerindra itu curi start duluan, lewat perintilan yang memakan biaya tidak sedikit.

Ketum Gerindra itu memiliki pendukung setia. Apapun yang terjadi, hidup matinya hanya untuk sang ketum saja. Makanya semua cara dihalalkan untuk memenangkannya.

Sudah begitu, si Fadli bertindak naif dengan menggemborkan hati Jokowi ke Prabowo. Padahal publik tahu bagaimana rekam jejaknya menyerang sang presiden, selama dua kali pemilu kemarin.

Kenaifan itu tidak berjalan panjang, karena Jokowi membongkarnya perlahan lewat gerak-geriknya. Tidak sedikit orang menangkap sinyal, bahwa kedekatan keduanya tidak lebih dari hubungan antara presiden dan menteri di kabinetnya.

Itu yang sedang diperlihatkan kepada rakyat, harmonisasi kehidupan pemerintah. Tapi hal tersebut justru dibelokkan antek-antek sang menhan, bahwa keakraban mereka karena Jokowi ingin mendukung junjungannya.

Tidak seperti itu, kawan. Sejak awal Jokowi sudah menjatuhkan pilihannya pada sosok Ganjar Pranowo. Tentu itu semua tersorot sampai munculah fenomena rambut putih, calon pemimpin yang memerangi intoleransi, dan masih banyak lagi. Kejadian itu muncul, sebelum PDIP mendeklarasikan siapa gerangan yang menjadi capresnya.

Jokowi tidak lelah menggandeng PDIP, menunjukkan siapa yang pantas menjadi penerusnya. Pertemuan dan diskusi terjalin intens antara Megawati Soekarnoputri dan Jokowi. Dua diantaranya, saat di istana Batu Tulis Bogor, tempat keluarnya keputusan-keputusan penting yang diambil Megawati. Dan di Istana negara Jakarta, ketika Jokowi menjamu Mega dengan sayur lodeh. Menu favorit sang proklamator sekaligus ayahandanya.

Di sanalah timbul keputusan yang memantabkan pilihan hati ibu dari partai banteng itu, untuk menjatuhkan tambatannya pada Ganjar.

Setelah itu apakah Jokowi menghentikah langkah politiknya? Tidak, kakek Jan Ethes itu menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin dan politisi nageri ini. Pasca deklarasi Ganjar sebagai capres, Jokowi terus menunjukkan siapa pemimpin yang pantas dipilih oleh rakyat nanti.

Semua anak panah Jokowi menunjuk pada Ganjar. Clue terlempar dari Rakernas PDIP saat Jokowi mengatakan capres berani dan bernyali, hanya dimiliki Ganjar seorang. Lalu bagaimana capres yang dekat dengan rakyat hingga tahu kebutuhannya, semua mengacu pada Ganjar yang dicintai rakyat. Pun dengan yang terakhir, saat acara akbar Bulan Bung Karno kemarin. Jokowi menekankan untuk 2024, semua harus semangat memenangkan Ganjar Pranowo.

Jokowi melakukan semua agar negeri kita aman dari perpecahan. Jauh dari paham radikal yang mengganggu ekosistem NKRI, terhindar dari pelanggaran HAM yang menetas karena pemimpinnya tidak tegas dan tidak berani mangusut kasusnya. Itu baru satu-dua faktor mengapa hati Jokowi ada pada Ganjar.

Masak yang seperti itu masih diartikan hati Jokowi jatuh ke Prabowo, kan jadinya naif.

Bung, rakyat bukan korban dari sasaran kebohongan pemimpinnya. Mereka tahu dan bisa membedakan, mana yang kontras dengan tindak-tanduk Jokowi dan mana yang terjadi secara natural.

Lu kira rakyat itu anak kecil semua, yang bisa dikibulin tentang beraneka rasa makanan dari penampakannya saja? Bangun bro and sist Gerindra, ini pemilihan pemimpin yang akan mengayomi rakyat. Mereka akan meneliti dengan seksama, mana bakal capres yang asam dan mana yang manis.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA