Friday, 22 Sep 2023
Temukan Kami di :
Kriminal

Polisi Ringkus Komplotan Pengganjal Mesin ATM

Rahman Hasibuan - 10/06/2023 12:14

Beritacenter.COM - Satreskrim Polresta Yogyakarta menangkap komplotan pengganjal mesin ATM yang menguras rekening korbanya. Modus pelaku bermodalkan kartu ATM yang sudah di modikfikasi.

Tiga orang pelaku berhasil diamankan petugas. Ketiganya adalah JA (30), M (48) asal Lampung dan S warga Sleman. Mereka tergabung dalam satu komplotan dan memiliki peran masing-masing.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP Archye Nevada mengatakan, terbongkarnya komplotan ini berkat laporan dari korban yang bernama Fuad Fauzi. Fuad melaporkan peristiwa yang menimpanya Selasa 30 Mei 2023 silam. Saat itu, Fuad kehilangan uang di mesin ATM padahal merasa tidak menariknya.

"Waktu itu korban mencoba memasukkan ATM-nya ke mesin ATM, di depan Taman Pintar, tapi ada kendala," ujar dia, Jumat (9/6/2023).

Saat mencoba mengambil uang di mesin ATM tersebut, korban tidak bisa memasukkan kartu ATM-nya. Ketika dipaksa, ATM-nya malah tidak bisa dicabut.

Nampaknya, pelaku sudah mengganjal mesin ATM tersebut dengan kartu lain. Lantaran tak bisa mencabutnya, korban kemudian panik.

Pada saat korban kebingungan, kedua pelaku datang dan menawarkan bantuan. Namun,saat itu tanpa disadari korban ternyata terbujuk untuk memencet PIN yang dimilikinya.

"Korban biasa memencet PIN yang biasa digunakan untuk mengakses ATM miliknya," tambahnya.

Korban tidak menyadarinya dan kemudian langsung pulang ke rumah. Korban kemudian berusaha mengurus kartu ATM yang tertinggal di mesin Taman Pintar tersebut ke kantor bank yang mengeluarkan ATM.

Pada saat mengurus ATM-nya untuk mengganti PIN, ternyata saldo rekening yang ada di dalam rekening sudah habis terkuras. Korban kemudian baru menyadari peristiwa yang menimpanya tersebut.

Setelah kejadian, korban melaporkan ke Polsek Gondomanan untuk membuat laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Polisi lantas menindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.

"Dari pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti dilakukan dari rekaman CCTV dilakukan. Kita amankan pelaku berjumlah 3 orang di Perum pesona Mentari Jalan Kaliurang Sleman," katanya.

Dari pemeriksaan dilakukan, saat beraksi pelaku mempunyai peran masing-masing. S yang menawarkan bantuan kepada korbannya dengan cara transkasi tanpa kartu dan membujuk korban menyebutkan pin ATM.

Sedangkan pelaku M berperan sebagai orang yang mengganjal mesin ATM, dengan menggunakan kartu ATM yang telah dimodif. Pelaku JA bertugas sebagai sopir dan mengawasi situasi atau membantu kedua pelaku.

"Modus pelaku tersebut yaitu melakukan pencurian dengan pemberatan dengan modus ganjal ATM," ujarnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa ATM yang dimodifikasi, satu bungkus tusuk gigi. Satu bungkus cotton bud dan satu gergaji besi ukuran kecil serta beberapa helai pakaian pelaku.

Pelaku melakukan modusnya dengan memodifikasi ATMnya dengan cara digunting pada satu sisi. Setelah itu potongan kartu ATM itu digunakan untuk menahan supaya kartu ATM korban tidak dapat masuk.

"Jadi pelaku sudah menaruh terlebih dahulu ATM yang dimodifikasi ini. Untuk mengambil kartu korbannya, dengan menggunakan gergaji," tandasnya.

Akibat ulah pelaku, korban mengalami kerugian mencapai Rp30 juta. Menurut keterangan pelaku, mereka beraksi bukan hanya di wilayah Kota Yogyakarta saja, namun masih dalam penyelidikan petugas.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP pidana dengan pencurian pemberatan, ancaman hukuman kurang lebih 7 tahun hukuman penjara.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA