Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Jokowi Mau Cawe-Cawe, Kelompok Sebelah Panas Dingin

Indah Pratiwi - 06/06/2023 21:05

FOKUS : Jokowi

Beritacenter.COM - Langkah catur Jokowi jelang pilpres bikin banyak orang gerah atau kepanasan. Jokowi dituduh gak netral dan ikut campur urusan politik.

Bukannya kasih klarifikasi atau gimana, tapi Jokowi malah memberikan statement telak dan tegas yang membungkam banyak pihak, terutama oposisi yang menggoreng di luar batas.

Jokowi bilang dia tetap akan cawe-cawe pada Pilpres 2024, tapi cawe-cawe dalam arti yang positif, masih dalam koridor aturan yang berlaku dan tidak akan melanggar undang-undang. Menurut Jokowi, ini demi kepentingan nasional dan memilih pemimpin yang tepat sangatlah krusial bagi negara.

Pemilihan presiden dan wakil presiden 2024-2029 sangat krusial karena Indonesia membutuhkan pemimpin yang bisa menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada 2030.

 

 

 

 

Jokowi dulu pernah bilang soal peluang Indonesia jadi negara maju, dan peluang itu hanya satu kali. Jika terlewatkan, peluang itu gak akan ada lagi. Kesempatan itu hanya ada 13 tahun ke depan. Salah pilih pemimpin, kesempatan itu hangus. Makanya, harus ada pemimpin yang benar-benar serius, bukan sekadar menata kalimat indah dan membuat negara ini berjalan lambat.

Maka dari itu, kebijakan dan strategi kepemimpinan berikutnya akan menjadi penentu Indonesia apakah bisa menjadi negara maju atau tidak. Itu alasan Jokowi cawe-cawe. Dia tegaskan tidak akan netral karena demi kepentingan nasional.

Anies pun merespon soal Jokowi yang cawe-cawe demi kepentingan negara. Sebagai ahli menata kalimat, Anies bilang dia mendengar kekhawatiran soal isu penjegalan dan kriminalisasi imbas dari cawe-cawe itu. Penyelenggaraan pemilu mulai dari caleg hingga capres yang dapat perlakuan tidak fair dan kekhawatiran soal potensi kecurangan. Semua itu muncul akibat adanya pernyataan cawe-cawe.

Anies sedang tanam ranjau. Dia bikin dulu narasi begini, supaya nanti kalau dia gagal nyapres, maka ada alasan pembenaran untuk mengarahkan biang keroknya ke presiden yang cawe-cawe.

Jika kita dukung Jokowi dan mayoritas juga puas dengan Jokowi, maka gak ada alasan mempertanyakan keputusan Jokowi untuk ikut campur dalam urusan pilpres. Kita harus percaya dengan alasan Jokowi demi kepentingan negara.

Jokowi bisa aja cuek dan memilih santai jelang lengser. Dia bisa aja diam dan main aman. Dia bisa aja gak perlu memikirkan negara ini dan enjoy menikmati hidup di rumah hadiah pemberian negara. Dia bisa aja bersikap bodo amat dengan nasib negara ini ke depan. Tapi Jokowi gak seperti itu. Jokowi peduli dengan masa depan negara ini.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA