Saturday, 10 Jun 2023
Temukan Kami di :
Ekonomi

Jerman Jatuh ke Jurang Resesi Imbas Warganya Hemat-hemat Berbelanja

Kenaikan harga yang tinggi terus menjadi beban ekonomi Jerman di awal tahun. Ini tercermin dalam pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga, yang turun 1,2% pada kuartal I-2023

Aisyah Isyana - 26/05/2023 09:28

Beritacenter.COM - Konsumsi rumah tangga yang tertekan akibat inflasi tinggi membuat Jerman jatuh ke jurang resesi. Dimana hal itu membuat ekonomi Jerman menyusut 0,3% pada kuartal I-2023, menyusul kontraksi 0,5% yang sebelumnya terjadi pada kuartal IV-2022.

"Kenaikan harga yang tinggi terus menjadi beban ekonomi Jerman di awal tahun. Ini tercermin dalam pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga, yang turun 1,2% pada kuartal I-2023," kata kantor statistik Federal Jerman dikutip dari CNN, Jumat (26/5/2023).

Guncangan harga energi yang terjadi tahun lalu turut menghambat pengualaran konsumen pada kuartal I-2023. Adapun kenaikan harga energi di Eropa merupakan imbas perang Rusia-Ukraina. Terlebih, Moskow juga menghentikan pasokan gas ke negara-negara Eropa, yang kemudian berimbas membuat Jerman mengumumkan keadaan darurat.

"Kami pikir belanja konsumen sekarang pulih karena inflasi mereda. Kami ragu PDB akan terus turun di kuartal mendatang karena kami tidak melihat pemulihan yang kuat," ujar Kepala Ekonom kawasan Euro di Pantheon Macroeconomics, Claus Vistesen.

Meski masih tergolong tinggi, sejatinya inflasin tahunan di Jerman mulai melambat pada April 2023, yakni sebesar 7,2%. Ada pula data yang menyebut resesi tak akan lama lagi. Dimana terdapat survei yang menunjukkan aktivitas bisnis yang kembali berkembang di negara itu pada Mei 2023, meski juga terjadi penurunan tajam di bidang manfaktur.

Sementara itu, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyebut prospek ekonomi negaranya mulai membaik. Hal itu merujuk pada langkah-langkah yang diambil pemerintah dalam beberapa bulan terakhir guna memperluas produksi energi terbarukan dan menarik pekerja asing.

"Ada banyak investasi di Jerman dalam hal pabrik baterai dan kapal yang meningkat secara signifikan. Oleh karena itu kami bisa percaya diri," terang Olaf

Sementara itu, Ekonom Senior Eropa di Capital Economics, Franziska Palmas memproyeksi output Jerman akan menyusut lagi di kuartal III dan IV-2023. Terlebih, suku bunga tinggi yang diperlukan untuk menjinakkan inflasi dinilai akan terus membebani konsumsi dan investasi.

"Ekonomi Jerman diperkirakan akan menyusut sebesar 0,1% pada 2023, menurut perkiraan terbaru dari Dana Moneter Internasional," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA