Wednesday, 29 Nov 2023
Temukan Kami di :
News

Korupsi BTS Kominfo Mengalir ke NasDem, Mahfud MD : Akan Dibuktikan Di Pengadilan

Anas Baidowi - 22/05/2023 15:20

Beritacenter.COM - Plt Menkominfo Mahfud MD merespon kabar uang korupsi menara Base Transceiver Station (BTS) mengalir ke partai politik. Mahfud menyebut dugaan itu akan dibuktikan di pengadilan.

"Enggak tahu, nanti pengadilan saja. Saya kan tidak boleh mendahului pengadilan," kata Mahfud usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin, 22 Mei 2023.

Menko Polhukam itu juga enggak membeberkan soal dugaan korupsi proyek BTS tersebut. Mahfud hanya menegaskan, penegak hukum tidak pandang bulu menyeret siapa saja yang terliat dalam kasus itu.

"Ya kan bocoran tidak harus dibocorkan lagi. Biar pengadilan aja yang nanti akan. Anda ikuti aja pengadilannya itu akan terbuka dan fokusnya pada masalah hukum. Tidak peduli siapa pelakunya, ini hukum," tuturnya.

Mahfud menegaskan, pengusutan masalah proyek BTS bukanlah politisasi. Dia menuturkan, penyidikan pada proyek itu sudah dilakukan sejak bulan Juni tahun 2022 dan proses hukum terus berjalan.

"Jadi enggak ada kaitannya dengan pemilu, dengan calon pilpres atau apapun semua tahu itu karena dulu ketika mulai diselidiki itu juga sudah disiarkan di media massa," terang Mahfud.

Dalam kasus korupsi BTS, Kejaksaan Agung menetapkan Menkominfo Johnny G Plate sebagai tersangka. Plate merupakan Sekretaris Jenderal Partai NasDem.

Plate kini ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung. Dirdik Jampidsus Kejagung Kuntadi mengatakan, penyidik telah mendapatkan dugaan adanya kemahalan dan pemufakatan jahat dalam kasus ini.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menduga dana kasus korupsi pengadaan infrastruktur base transceiver station (BTS) Bakti Kemenkominfo mengalir ke sejumlah partai politik.

Politisi Partai Nasdem sekaligus anggota Komisi I DPR Muhammad Farhan menegaskan, partainya tidak menerima aliran uang hasil korupsi proyek BTS Kominfo. Farhan mendesak Kejagung mengungkap secara transparan ke mana aliran hasil korupsi tersebut.

"Dalam dokumen kontrak si BTS itu, enggak ada satu pun parpol yang terlibat. Artinya bekerja sama dengan partai politik, tanda tangan begitu, enggak ada," kata dia.




Berita Lainnya

Tiba di Kota Sabang Aceh, Mahfud MD Disambut Ulama

28/11/2023 12:52 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA