Wednesday, 29 Nov 2023
Temukan Kami di :
Politik

Aldi Taher Jadi Bacaleg dari 2 Partai, PBB : Nggak Jelas, Tak Beretika sebagai Tokoh!

ya, itu si Aldi bukan etika yang baik itu sebagai tokoh publik. Kalau nyaleg itu kan duluan PBB ya, nyaleg itu. Pertama di DPR RI, terus ke provinsi. Eh detik-detik terakhir pindah ke Perindo, kan nggak jelas itu

Aisyah Isyana - 19/05/2023 21:54

Beritacenter.COM - Artis Aldi Taher diketahui terdaftar sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) dari dua partai, yakni Partai Perindo dan Partai Bulan Bintang (PBB). Terkait hal itu, Wasekjen PBB, Solihin Pure, menyebut apa yang dilakukan Aldi menunjukkan etika yang tak baik.

"Iya, itu si Aldi bukan etika yang baik itu sebagai tokoh publik," kata Solihin saat dihubungi, Jumat (19/5/2023).

Solihin menyebut Aldi merupakan kader dan pengurus pusat PBB, sebagaiamana surat keterangan (SK) kepengurusan partai. Untuk itu, Solihin menilai apa yang dilakukan Aldi dengan mendaftar sebagai bacaleg dari Perindo sebagai sikap yang tak jelas.

"Aldi Taher itukan sebenarnya pengurus partai ada SK-nya itu, itu satu. Kalau nyaleg itu kan duluan PBB ya, nyaleg itu. Pertama di DPR RI, terus ke provinsi. Eh detik-detik terakhir pindah ke Perindo, kan nggak jelas itu," jelas Solihin.

Terlebih, Solihin menyebut Aldi juga tidak melakukan komunikasi dengan PBB terkait hal itu. Padahal, PBB telah mendaftarkan Aldi untuk daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta 1, lingkup Jakarta Timur.

"(Aldi Taher) pengurus pusat, ketua DPP, jadi wajib itu nyaleg, maka ditempatkan di Dapil 1 Jakarta Timur (DPR RI). Dalam perjalanan minta geser ke DKI, akhirnya digeser ke DKI untuk Provinsi Dapil 1 juga Jakarta Timur," terang Solihin.

Solihin menyebut PBB baru mengetahui Aldi Taher juga terdaftar sebagai bacaleg Perindo dari media. Untuk itu, dia mengaku kecewa dengan sikap itu, terlebih rekam jejak politik Aldi Taher diangkat melalui PBB.

"Tiba-tiba pindah Perindo, orang itu kan dilihat dari rekam jejaknya. Rekam di PBB sudah bagus, secara nggak langsung mengangkat derajat seorang Aldi Taher itu kan. PBB itu ngangkat derajatnya dia sebagai politisi," tutur Solihin.

Sebelum memutuskan maju sebagai bakal caleg dari Partai Perindo, jelas Solihin, Aldi Taher harusnya mungundurkan diri dari PBB. Atas adanya hal ini, Solihin meminta dengan tegas agar Aldi mengundurkan diri dari bakal caleg PBB.

"Tahunya di publik, tahunya dia pusing nyaleg dari Perindo. Kan normalnya (dikembalikan) ke orangnya, memilih di salah satu partai, bikin surat pengunduran diri sebagai pengurus partai di tingkat pusat, itu satu," ujar Solihin.

"Kedua, dia menyatakan pilihan di antara dua partai yang mengusung itu. Jadi mundur sebagai kader, mundur diri sebagai caleg yang diusung oleh partai," pungkas Solihin.




Berita Lainnya

Yenny Wahid Bertekad Menangkan Ganjar-Mahfud

28/11/2023 20:10 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA