Thursday, 09 Feb 2023
Temukan Kami di :
News

MenPAN-RB Ungkap Biang Kerok yang Jadi Racun Boncosnya Dompet ASN

Aisyah Isyana - 25/01/2023 22:32

Beritacenter.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas menyoroti aktivitas kredit yang disebutnya kerap kali menjadi biang kerok dompet aparatur sipil negara (ASN) boncos.

"Jadi sebenarnya kalau konsep cukup (honor), ya cukup. Kurang karena banyak kreditan," kata Anas dalam Penutupan Acara ASN Culture Fest 2023 di The Westin Jakarta, Rabu (25/01/2023).

Menurutnya, kesejahteraan para PNS sejatinya sudah diatas rata-rata kesejahteraan masyarakat RI. Adapun hal itu tampak dari data yang disajikan Anas dalam pemaparannya, dimana terdapat perbandingan antara data anggaran satu orang PNS per-tahun, dengan pendapatan per-kapita RI.

"Memang lembaga kredit ini meracuni kita. Gagal lewat kita, lewat istri kita. Gagal lewat istri kita, lewat HP anak kita. Sehingga kita termasuk negara yang sangat konsumtif. Yang tidak perlu dibelanjakan, yang tidak produktif dibelikan," jelas Anas.

Untuk itu, Anas menyebut para ASN seharusnya perlu bersyukur, lantaran kehidupannya masih bisa terjamin dengan pendapatan yang tetap (fix income), ditengah goncangan dunia yang penuh ketidakpastian.

"Maka kita mesti bersyukur, ya kalau kurang ya kurang, menteri ni kalau gaji kurang ya kurang, lah bener siang malam kalah sama komisaris. tapi kita harus bersyukur supaya kita sehat dan wjah kitacerah. Dan kalau bersyukur insyaallah cukup terus," ujar Anas.

Lebih lanjut, Anas turut menyinggung soal lebih dari 40 negara yang tengah mengantre untuk menjadi pasien International Monetary Fund (IMF). Belum lagi, IMF dan Bank Dunia juga telah merevisi lebih dari 2 kali target pertumbuhan ekonomi dunia yang kini berada dibawah angka 2%.

"Artinya apa? Ekonomi sangat berat. Nah di tengah dunia yang sangat berat ini, dunia bisnis harus melakukan analisis bagaimana kebijakan bisnis mereka akan terus bertahan, dalam keadaan belum ada yang pasti bisnis mereka akan bertahan di 2023," kata Anas.




Berita Lainnya

Gempa 4,5 Magnitudo Guncang Keerom Papua

09/02/2023 01:00 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA