Thursday, 09 Feb 2023
Temukan Kami di :
News

Pria Viral Pelaku Potret Bokong Wanita Pengunjung Gunung Halimun Salak Minta Maaf

Aisyah Isyana - 24/01/2023 20:57

Beritacenter.COM - Pria viral pelaku pelecehan seksual dengan memotret bokong pengunjung Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), menghaturkan permohonan maaf. Pelaku bernama Ajid (39) menyampaikan permohonan maafnya melalui sebuah video.

"Saya yang bernama Ajid, meminta maaf kepada ketiga korban serta keluarga dan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak atas tindakan pengambilan foto di handphone pribadi saya tanpa izin," ujar Ajid dalam videonya, Selasa (24/1/2023).

Atas perbuatannya, Ajid mengaku siap menerima segala konsekuensi yang akan diberikan, termasuk jika harus diberhentikan dari pekerjaannya dalam mengelola objek wisata disana.

"Untuk itu, atas perbuatan yang saya lakukan, saya membuat pernyataan sebagai berikut. Satu, tidak akan mengulang lagi perbuatan serupa, yaitu mengambil foto tanpa seizin. Dua, saya siap menerima konsekuensi dari perbuatan saya dengan diberhentikan dari pekerjaan saya. Sekian permohonan maaf saya, mohon dimaafkan," terang Ajid.

Sekedar diketahui, wanita berinisial I sebelumnya mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Korban menyebut salah seorang petugas telah memfoto bokong pengjunjung secara diam-diam.

"!! HATI-HATI PELAKU KEJAHATAN S*KSUAL !! Pada tanggal 22 Januari 2023 telah terjadi S*exual Harassmen* yang dilakukan oleh seorang oknum kepada saya sendiri dan adik-adik saya. Kejadian bertempat di Kawah Ratu Taman Nasional Gunung Halimun Salak jalur Pasir Reungit, Gunung Bunder, Bogor," tulis korban di akun Instagramnya, @irenedea.f, seperti dilihat, Selasa (24/1/2023).

"Pelaku memfoto korban, yang difokuskan pada bagian belakang tubuh (bokon*) korban. Setelah dicek handphone pelaku, ternyata ada puluhan, mungkin bahkan ratusan foto-foto sejenis ke korban perempuan/pengunjung lainnya. Pelaku sudah bekerja selama sekitar 4 tahun di Taman Nasional tersebut. Saat ini proses penyelidikan masih berlanjut dan sudah dibantu Kares Pasir Reungit dan petinggi lainnya," masih berdasarkan keterangan @irenedea.f pada unggahannya.

Lebih lanjut, dia berharap cerita ini dapat dibagikan masyarakat agar kejadian serupa tak terulang lagi kedepannya. "Mohon dibantu share agar pelaku jera dan mendapat hukuman yang setimpal. Semoga tidak terjadi hal serupa," imbuh @irenedea.f.




Berita Lainnya

Gempa 4,5 Magnitudo Guncang Keerom Papua

09/02/2023 01:00 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA