Monday, 06 Feb 2023
Temukan Kami di :
Nasional

Jokowi soal Kenaikan Biaya Haji: Belum Final, Masih Dikaji

Lukman Salasi - 24/01/2023 13:27

BeritaCenter.COM – Masyarakat dibuat kaget dan resah dengan usulan Kementerian Agama yang akan menaikkan biaya haji 2023 menjadi Rp 69 juta per jemaah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian buka suara untuk menenangkan masyarakat. Jokowi menegaskan bahwa itu baru wacana dan masih dikaji.

"Biaya masih salam proses kajian," kata Jokowi saat meninjau proyek pembangunan sodetan Kali Ciliwung, di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (24/1/2023).

Untuk itu, Jokowi menegaskan kenaikan biaya haji 2023 belum final dan masih dilakukan pengkajian.

"Belum final, belum final sudah ramai, masih dalam proses kajian, masih dalam proses kalkulasi," ujarnya.

Seperti diketahui, Kemenag mengusulkan kenaikan biaya haji pada 2023 naik menjadi Rp 69 juta saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di kompleks Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Tahun ini pemerintah mengusulkan rata-rata BPIH per jemaah sebesar Rp 98.893.909, ini naik sekitar Rp 514 ribu dengan komposisi Bipih Rp 69.193.733 dan nilai manfaat sebesar Rp 29.700.175 atau 30 persen," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam rapat kerja bersama Komisi VIII, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1).

Yaqut menjelaskan wacana ini nantinya akan dibagi beban pembiayaannya dengan skema 70-30 persen. Sebesar 70 persen atau Rp 69 juta dibebankan kepada jemaah, sementara 30 persennya atau Rp 29,7 juta ditanggung pemerintah melalui dana subsidi.

"Jadi dana manfaat atau bahasa awamnya itu orang sering menyebut subsidi itu dikurangi, tinggal 30 persen. Yang 70 persen menjadi tanggung jawab jemaah," kata Yaqut seusai rapat kerja.




Berita Lainnya

Waspada! Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul

06/02/2023 11:24 - Lukman Salasi

Gunung Kerinci Kembali Erupsi

03/02/2023 20:25 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA