Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
Politik

Ini Penyebab Biaya Kampanye di Indonesia Bisa Mahal

Lukman Salasi - 20/01/2023 14:15

BeritaCenter.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik mengungkap perihal biaya kampanye pemilu di Indonesia yang mahal. Penyebabnya karena budaya paragmatisme politik.

Awalnya Idham berbicara mengenai pemilu yang tinggal 13 bulan lagi, tepatnya pemilu akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024. Dia lantas mengingatkan bahwa Pemilu 14 Februari 2024 merupakan hari kasih suara bukan hari kasih uang.

"Kalau generasi muda memperingatinya sebagai hari valentine, atau hari kasih sayang, maka kami menyebutnya hari kasih suara, tapi bukan hari kasih uang. Karena kalau hari kasih uang, bahaya sekali," kata Idham dalam keterangannya yang dikutip, Jumat 20 Januari 2023.

Baru Idham bicara soal mahalnya biaya kampanye di Indonesia. Menurutnya hal itu dipengaruhi adanya budaya pragmatisme politik.

"Kenapa kampanye politik masih mahal? Kenapa dalam pemilu selalu dibayar-bayari itu? Itu kan uang yang sangat besar. Karena memang ada budaya yang harus kita pangkas, yakni budaya pragmatisme politik pada saat kampanye," tuturnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat soal bahaya politik uang, yang menurutnya bukan hanya soal tindak pidana maupun budaya yang merusak. Menurut Idham, politik uang itu bakal berakhir jika disandingkan dengan norma-norma keagamaan.

"Tapi kalau dipahami, bahwa itu berkaitan dengan nilai-nilai agama, saya pikir kita bisa mengkikis budaya itu," jelas Idham.

Oleh karena itu, kata dia, Pemilu yang bersih tidak hanya bisa dilakukan oleh KPU atau pihak penyelenggara sendiri, melainkan peran serta dan kesadaran masyarakat.

"Di sini lah saya ingin menegaskan, ketika kita bicara pemilu yang berintegritas, tidak hanya penyelenggara, tidak hanya peserta tapi semua pihak, termasuk pemilih," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA