Tuesday, 07 Feb 2023
Temukan Kami di :
Peristiwa

Nelayan Tersambar Petir Di Kabupaten Buton Belum Ditemukan

Rahman Hasibuan - 28/11/2022 10:10 ilustrasi

Beritacenter.COM - Seorang nelayan tersambar petir bernama La Jamidin (55) belum juga ditemukan hilang sejak Rabu (23/11) hilang di sekitar perairan antara Kabupaten Buton dengan Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofongi melalui telepon di Kendari, Ahad 17 November 2022 mengatakan perkembangan hasil operasi SAR hari ke-4 terhadap korban belum membuahkan hasil.

"Hingga memasuki pukul 17.00 WITA hari ini, pencarian yang dilakukan Tim SAR gabungan terhadap satu orang nelayan tersambar petir dan terjatuh dari longboatnya di sekitar perairan antara Desa Koholimombono Kecamatan Wabula Kabupaten Buton dengan Karang Kapota Kabupaten Wakatobi dengan hasil nihil," katanya.

Dia menyampaikan operasi SAR terhadap korban dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada besok pagi, Senin (28/11) sekitar pukul 06.00 WITA.

Baca Juga :

BMKG : Gempa di Cianjur Sudah 296 Kali Didominasi Magnitudo Kecil

UPDATE Cuaca di Jakarta 28 November 2022

Elkan Baggott Tak Bisa Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Aris menyebut korban merupakan warga Dusun Bantea, Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton.

"Pencarian korban di hari ke-4 kami melibatkan tim penyelamat dari Pos SAR Wakatobi, nelayan sekitar dan keluarga korban," ujar dia.

Basarnas menyampaikan, saat operasi pencarian korban cuaca cerah berawan, kecepatan angin 2 sampai 10 knot, arah angin bertiup dari barat laut ke timur laut, sedangkan tinggi gelombang mencapai 0,5 sampai 1,5 meter.

"Kami menggunakan alat yakni satu unit RIB milik Pos SAR Wakatobi, perahu milik nelayan tiga unit dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," jelas Aris.

Sebelumnya, pada Rabu (23/11) sekitar pukul 03.00 WITA korban dilaporkan keluar mencari ikan dengan menggunakan perahu panjang di sekitar perairan antara Desa Koholimombono Kecamatan Wabula, Buton dengan Karang Kapota Kabupaten Wakatobi.

Sekitar pukul 11.00 WITA nelayan lainnya melihat korban dari kejauhan sedang mengengkol mesin perahunya, namun tiba-tiba hujan keras disertai petir yang langsung menyambar korban.

Selanjutnya saksi bersama rekannya tiga orang berusaha mendekati lokasi kejadian kecelakaan dan melihat korban sudah tidak berada di atas perahu panjangnya. Pencarian telah dilakukan oleh nelayan sekitar dan keluarga korban, namun hingga informasi tersebut diterima Basarnas Kendari dengan hasil nihil.




Berita Lainnya

Gempa 4,5 M Guncang Melonguane Sulut

04/02/2023 05:09 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA