Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
Teknologi

Badai PHK di Perusahaan Teknologi, Induk Google Bakal PHK 10 Ribu Karyawan?

Aisyah Isyana - 25/11/2022 18:55

Beritacenter.COM - Perusahaan induk Google, Alphabet, dikabarkan bakal merumahkan sekitar 10.000 karyawannya yang memiliki performa buruk. Laporan The Information menyebutkan jika Google baru saja meluncurkan sistem peringkat, dan rencana peningkatan kinerja bernama Googler Reviews and Development (GRAD).

Dengan adanya sistem baru ini, nantinya majer di Alphabet diminta untuk memilih 6% karyawan yang dianggap memiliki performa buruk. Adapun angka ini terpantau lebih tinggi dari sistem sebelumnya yang meminta manejer mengidentifikasi 2% karyawan berperforma buruk.

Angka 6% itu disebut setara dengan 10.000 karyawan, dimana Alphabet sendiri memiliki sekitar 187.000 karyawan saat ini, seperti dikutip dari Forbes.

Selain itu, sistem baru ini juga memungkinkan Alphabet mengurangi jumlah bonus dan opsi saham yang diberikan ke karyawan. Berdasarkan data yang didaftarkan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat, karyawan Aphabet rata-rata membawa pulang pulang USD 295.884 per tahun, 70% lebih tinggi ketimbang kompensasi yang didapat karyawan Microsoft.

Pandemi COVID-19 hingga meroketnya inflasi, turut berdampak pada penurunan keutungan yang didapat Alphabet. Dimana pada kuartal ketiga tahun ini, profit perusahaan dilaporkan turun hingga 27% jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebelumnya, CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai juga sempat mengingatkan karyawan soal tantangan dan ketidakpastian ekonomi yang tengah dihadapi perusahaan saat ini. Dia pun meminta para karyawan untuk meningkatkan produktivitas.

Tak induk perusahaan Google, ada juga beberapa perusahaan teknologi lainnya yang juga mengumumkan PHK massal dalam beberapa bulan terkahir. Adapun diantaranya seperti Amazon yang merumahkan 10 ribu karyawannya, kemudian Meta mem-PHK 11 ribu karyawan.

Selain itu, ada juga Twitter yang kini jadi milik Elon Musk juga merumahkan setengah dari total karyawannya. Twitter bahkan juga ditinggal ratusan karyawannya yang enggan menuruti ultimatum Musk untuk bekerja lebih keras.




Berita Lainnya

GoTo Ternyata PHK 1.300 Karyawan, Ini Alasannya

18/11/2022 13:13 - Lukman Salasi

GoTo Dikabarkan Bakal PHK 1.000 Karyawannya

11/11/2022 15:20 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA