Tuesday, 07 Feb 2023
Temukan Kami di :
Internasional

Geram dengan Sanksi Sepihak, Adik Kim Jong Un Sebut Presiden Korsel 'Idiot'-Kaki Tangan AS

Aisyah Isyana - 24/11/2022 23:32

Beritacenter.COM - Adik perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, yakni Kim Yo Jong, melontarkan penghinaan terhadap Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, buntut dari adanya sanksi sepihat yang dipertimbangkan Seoul terkait peluncuran rudal terbaru di Pyongyang.

Kim Yo Jong sebagaimana dalam pernyataannya via kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA) menyebut Presiden Yoon dan pemerintahannya sebagai para idiot dan anjing setia Amerika Serikat (AS), seperti dilansir AFP, Kamis (24/11/2022).

Penghinaan itu dilontarkan Kim Yo Jong usai Seoul menyatakan tengah mempertimbangkan sanksi-sanksi baru secara sepihak untuk Korut terkait insiden peluncuran rudal terkini, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) Korut yang diluncurkan pekan lalu.

"Tindakan menjijikkan ini menunjukkan lebih jelas bahwa kelompok Korea selatan adalah 'anjing setia' dan kaki tangan AS," tegas Kim Yo Jong dalam pernyataannya seperti dikutip KCNA pada Kamis (24/11) waktu setempat.

"Saya bertanya-tanya 'sanksi' apa yang secara lancang dijatuhkan oleh kelompok Korea selatan, yang tidak lebih dari seekor anjing liar yang berlarian mengejar tulang yang diberikan oleh AS, terhadap DPRK," ujarnya menggunakan nama resmi Korut, Republik Demokratik Rakyat Korea.

"Pemandangan luar biasa!" sambung Kim Yo Jong dengan nada menyindir.

Selain itu, Kim Yo Jong dalam pernyataannya menuding Presiden Yoon telah menciptakan 'situasi berbahaya' dan membandingkannya dengan Presiden Korsel sebelumnya, Moon Jae Ini, yang disebutnya membuat Seoul 'belum menjadi target kami'.

"Saya heran kenapa rakyat Korea selatan masih tetap menjadi penonton pasif atas tindakan 'pemerintahan' Yoon Suk Yeol dan para idiot lainnya," ujar Kim Yo Jong.

Sementara itu, Profesor Yang Moo Jin dari Universitas Studi Korea Utara di Seoul yang turut menganalisa penghinaan yang dilontarkan adik Kim Jong Un itu menyebut Pyongyang cenderung merilis pernyataan-pernyataan sebelum melakukan provokasi terbaru mereka.

"Mungkin akan ada unjuk persenjataan terhadap Korea Selatan dan Amerika Serikat segera," jelasnya.




Berita Lainnya

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Turki, 76 Orang Tewas

06/02/2023 13:55 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA