Thursday, 09 Feb 2023
Temukan Kami di :
Teknologi

Usai Pangkas Pegawai Twitter Jadi 2.700 Orang, Elon Musk Kini Buka Loker

Lukman Salasi - 23/11/2022 10:45

BeritaCenter.COM – Elon Musk telah memecat hampir dua pertiga pegawai Twitter dalam kurun waktu tiga minggu. Twitter sebelum diakuisisi Elon Musk punya 7.500 pegawai, kini tinggal 2.700 orang.

Usai pangkas pegawai Twitter, Elon Musk saat ini malah sedang mencari pegawai baru. Dalam pertemuan dengan para pegawai Twitter yang tersisa, ia mengaku kalau sudah tak ada lagi PHK.  

Elon Musk secara aktif akan merekrut pegawai baru untuk posisi engineer dan sales. Informasi ini berasal dari dua orang yang mengikuti rapat tersebut dan merekamnya, yang didapatkan oleh The Verge.

Pegawai yang masih tersisa itu juga disarankan untuk memberikan referensi untuk pencarian pegawai baru tersebut. Pernyataan Musk ini keluar pada hari yang sama setelah ia memecat sejumlah pegawai Twitter di divisi sales, divisi yang petingginya sudah dipecat atau mengundurkan diri sejak Musk berkuasa.

Tak dijelaskan lebih detail engineer atau sales seperti apa yang akan direkrut oleh Musk, dan di situs Twitter pun sejauh ini belum ada informasi lowongan pekerjaan.

"Soal perekrutan yang penting, menurut saya orang yang jago menulis software adalah prioritas tertinggi," kata Musk di pertemuan tersebut. Pihak Twitter pun disebut sudah mulai mendekati sejumlah engineer untuk ditawari pekerjaan yang kini dijuluki 'Twitter 2.0 -- sebuah perusahaan milik Elon'.

Pertemuan dengan pegawai tersebut adalah pertama kalinya sejak ia mengultimatum para pegawai Twitter, di mana ia menawarkan dua opsi: bekerja keras atau mengundurkan diri dengan pesangon tiga kali gaji, yang berujung pada pengunduran diri 1.000 orang pegawai.

Musk juga mengaku kalau sejauh ini belum ada rencana untuk memindahkan kantor pusat Twitter dari San Francisco ke Texas, seperti yang ia lakukan di Tesla. Namun mungkin juga, menurutnya, bagi Twitter untuk mempunyai dua kantor pusat, yaitu di California dan Texas.

"Jika kita mau memindahkan kantor pusat ke Texas saya pikir akan menimbulkan ide kalau Twitter berubah dari 'sayap kiri' ke 'sayap kanan'. Ini bukan akuisisi Twitter oleh sayap kanan. Ini adalah akuisisi Twitter oleh moderat," katanya, dikutip dari The Verge, Rabu 23 November 2022.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA