Thursday, 09 Feb 2023
Temukan Kami di :
Teknologi

Kirim Email Ultimatum ke Pegawai Twitter, Elon Musk : Hanya Kinerja Luar Biasa yang Lulus!

Aisyah Isyana - 17/11/2022 14:22

Beritacenter.COM - Setelah resmi menjadi pemilik baru Twitter, Elon Musk mewanti-wanti agar para karyawannya dapat bekerja lebih keras. Musk bahkan mempersilahkan karyawanya untuk meninggalkan perusahaan, jika tak bisa kerja keras. Ultimatum itu disampaikan Musk lewat pesan Email ke para pegawainya pada Rabu kemarin.

"Ke depan, untuk membangun terobosan Twitter 2.0 dan berhasil di dunia yang semakin kompetitif, kita harus bekerja sangat keras," tulis Musk dalam memo tersebut, dikutip dari CNN, Kamis (17/11/2022).

Elon Musk sebagaimana dalam surat elektroniknya, menyerukan bahwa jam kerja para pegawai Twitter akan lebih intens. Dia menyebut karyawan yang dianggap lulus hanyalah mereka yang kinerjanya luar biasa.

"Ini berarti bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi. Hanya kinerja luar biasa yang akan menjadi nilai kelulusan," tegas Musk.

Musk bahkan memberi opsi dalam formulir online yang harus diisi para karyawan hingga jam 5 sore hari Kamis. Jika ada karyawan yang tak mengisinya, maka mereka akan mendapat pesangon tiga bulan.

"Jika Anda yakin ingin menjadi bagian dari Twitter yang baru, silakan klik ya pada tautan di bawah," bunyi formulir online tersebut.

Adapun email itu berisi baris subjek "A fork in the road" atau pertigaan jalan. Dimana seperti yang diketahui belakangan ini, Musk disebut tengah berselisih dengan para karyawan Twitter terkait caranya menjalankan perusahaan. Hal itu terjadi usai Musk memecat para petiggi Twitter, menghilangkan dewan direksi, hingga memberhentikan setengah staff Twitter.

Adapun para karyawan yang dipecat itu antara lain berada di sektor kesehatan, kebijakan publik, dan tim lainnya. Meski saat ini Musk menghabiskan banyak watu di Twitter, dia berharap kedepannya dapat mencari orang lain untuk menjalankan Twitter.

"Saya berharap dapat mengurangi waktu saya di Twitter, dan mencari orang lain untuk menjalankan Twitter dari waktu ke waktu," ungkap Musk.

Musk bahkan berharap para karyawan Twitter dapat lebih bekerja keras, hingga salah satu karyawan mencuitkan terpaksa tidur di lantai kantor. Dimana dia menyinggung soal dirinya yang pernah bekerja 120 jam seminggu dan harus tidur di lantai pabrik Tesla.

"Apa pun keputusan yang Anda buat, terima kasih atas upaya Anda untuk menjadikan Twitter sukses," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA