Monday, 06 Feb 2023
Temukan Kami di :
Keuangan

Ini Strategi BI Hadapi Penguatan Dolar AS yang Tembus Rp15.600

Aisyah Isyana - 03/11/2022 20:52

Beritacenter.COM - Pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap Rupiah masih terus menguat di level Rp15.600. Adapun kondisi ini terjadi karena penguatan indeks dolar AS imbas naiknya bunga acuan bank sentral AS.

Merespon kondisi itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan bank sentral saat ini akan terus memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah.

"Dengan tetap berada di pasar sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, terutama imported inflation melalui intervensi di pasar valas serta pembelian/penjualan surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder," ujar Perry dalam konferensi pers KSSK, Kamis (3/11/2022).

Tak hanya itu, Perry menyebut BI juga akan melanjutkan penjualan/pembelian SBN di pasar sekunder, guna memperkuat transmisi kenaikan BI7DRR dalam meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investor portofolio asing untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada kesempatan yang sama turut mengungkap indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) mencapai level tertinggi dalam dua dekade terakhir, yakni 114,76 pada tanggal 28 September 2022.

Nilai tukar Rupiah hingga 31 Oktober 2022 terdepresiasi 8,62% year to date, relatif lebih baik jika dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya seperti India (10,20%), Malaysia (11,86%), dan Thailand (12,23%). Dimana hal itu sejalan dengan persepsi terhadap prospek perekonomian Indonesia yang tetap positif.

"Tren depresiasi nilai tukar negara berkembang tersebut didorong oleh menguatnya dolar AS dan meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global akibat pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif di berbagai negara, terutama AS," ujar dia.

Lebih lanjut, Fed Funds Rate yang diperkirakan lebih tinggi dengan siklus yang lebih panjang turut mendorong semakin kuatnya dolar AS, hingga membuat depresiasi terhadap nilai tukar di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Laporan data Reuters menyebut, nilai dolar AS tercatat menguat 0,12% di level Rp15.664. Pada perdagangan hari ini dibuka di level Rp15.645, dimana pergerakan dolar AS dalam satu hari di level Rp 15.650 -15.685.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA