Wednesday, 07 Dec 2022
Temukan Kami di :
Bisnis

Tunjuk Diri Jadi CEO Twitter, Elon Musk : Titel Saya 'Chief Twit', Tak Tahu Siapa CEO-nya

Aisyah Isyana - 01/11/2022 23:32

Beritacenter.COM - Setelah menjadi pemilik baru Twitter, Elon Musk menunjuk dirinya sendiri sebagai CEO Twitter. Adapun penunjukan Musk sebagai CEO Twitter itu terungkap lewat dokumen yang didaftarkannya ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC).

Dimana konfirmasi ini merupakan bagian dari amandemen ke-13 dari dokumen yang pertama kali didaftarkan Musk pada 4 April 2022 lalu. Sebelumnya, Musk juga mengubah bio Twitter-nya menjadi 'Chief Twit'.

Dimana hal itu mengisyaratkan jabatan barunya sebagai CEO Twitter. Musk bahkan menjawab pertanyaan dari seorang follower soal apakah dia akan menjadi CEO Twitter. Hanya saja, Musk berlakar dengan menjawab jika dirinya tak tahu siapa CEO-nya.

"Titel saya adalah Chief Twit seperti yang ada di bio. Tidak tahu siapa CEO-nya," kata Musk dalam cuitannya di Twitter pada akhir pekan lalu, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (1/11/2022).

Musk dengan posisi barunya sebagai CEO Twitter, maka akan menambah pekerjaannya dan menjadi orang paling sibuk di dunia. Tak hanya Twitter, Musk juga memimpin empat perusahaan lain, yakni perusahaan roket SpaceX, perusahaan mobil listrik Tesla, startup implan otak Neuralink, dan perusahaan terowongan bawah tanah Boring Company.

Sebagaimana dalam dokumen yang didaftarkannya ke SEC, Musk turut mengungkap jika dirinya membubarkan dewan direksi Twitter dan menjadi direktur satu-satunya. Hanya saja, Musk menyebut jika langkahnya membubarkan direksi Twitter ini hanya sementara.

Setelah akahirnya resmi mengakuisisi Twitter, Musk langsung bergerak cepat mengubah struktur perusahaan. Dia memecat CEO Twitter Parag Agrawal dan CFO Ned Segal, dan membawa orang kepercayaannya seperti pengacara Alex Spiro dan pemodal ventura Jason Calacanis.

Saat ini, Co-founder sekaligus mantan CEO Twitter Jack Dorsey masih menjadi salah satu pemegang saham terbesar Twitter. Sama halnya dengan Kingdom Holding Company dan Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA