Wednesday, 07 Dec 2022
Temukan Kami di :
Olahraga

Pasca Kerusuhan di Kanjuruhan, Presiden Jokowi Minta Semua Stadion Diaudit Total

Rahman Hasibuan - 05/10/2022 23:36

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi langsung ke Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (5/10/2022). Sebelumnya terjadi Insiden kerusuhan setelah laga Arema kontra Persebaya Surabaya yang menewaskan 125 orang, Sabtu (1/10/2022) malam lalu.

Dalam konferensi pers di Malang, Presiden RI Joko Widodo meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk mengaudit total seluruh stadion di Indonesia pascaTragedi Kanjuruhan.

"Saya akan memerintahkan Menteri PU untuk mengaudit total seluruh stadion yang dipakai untuk liga, baik Liga 1, 2, maupun 3 semuanya. Apakah gerbangnya sesuai standar, cukup lebar. Apakah gerbangnya ukuran sesuai standar manajemen lapangan yang memegang kendali siapa, semuanya," terang Jokowi.

"Dari peristiwa ini kita harus perbaiki semuanya, manajemen pertandingan, manajemen lapangan, manajemen pengelolaan stadion, semua harus kita audit total. Saya tidak ingin peristiwa ini terjadi lagi di negara kita," kata Jokowi menambahkan.

Tragedi Kanjuruhan menjadi peristiwa paling kelam dalam sejarah sepak bola di Indonesia. 125 orang meninggal dunia dalam kerusuhan.

Tragedi ini bermula ketika aparat mencoba membubarkan Aremania ke lapangan usai pertandingan. Dalam laga di Stadion Kanjuruhan itu disebutkan tak ada suporter Persebaya atau Bonek yang menonton langsung di sana.

Dalam rangkaian upaya membubarkan massa di lapangan, aparat menggunakan gas air mata yang membuat suporter berhamburan.

Para suporter yang berada di tribun panik, sehingga berupaya berdesak-desakan keluar dari stadion. Di tengah kepanikan itu, banyak penonton mengalami sesak napas, terjatuh, dan terinjak-injak hingga tewas.

Presiden Joko Widodo juga meminta Menko Polhukam Mahfud MD beserta jajarannya untuk mengungkap Tragedi Kanjuruhan lebih cepat.

Menurut Jokowi, pengungkapan Tragedi Kanjuruhan bisa lebih cepat dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) karena sudah banyak titik terang.

 

 

 

 




Berita Lainnya

Liga 1 Resmi Dilanjutkan Lagi Mulai Hari Ini

05/12/2022 10:36 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA