Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
Entertainment

Polisi Akan Periksa Baim Wong dan Paula pada Jumat Terkait Kasus Prank KDRT

Rahman Hasibuan - 05/10/2022 20:20

Beritacenter.COM - Polres Metro Jakarta Selatan berenacan akan melakukan panggilan kepada Baim Wong dan Paula Verhoven sebagai saksi terlapor terkait kasus prank video konten KDRT. Polisi akan menggandakan pada Jumat (7/10/2022).

Kapolres Metro Jaksel, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua terlapor dalam kasus prank video konten KDRT. Keduanya diminta hadir menemui penyidik pada Jumat pekan ini.

"Iya (Baim dan Paula), dia akan dimintai keterangan pada tanggal 7 Oktober," kata dia dalam keterangannya, Rabu (5/10/2022).

Sebelumnya, Polisi membuka peluang menggunakan pendekatan restorative justice untuk menyelesaikan kasus video konten prank Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menyeret Baim Wong dan Paula Verhoeven.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menyampaikan, upaya restorative justice menjadi opsi seandainya hasil penyelidikan tidak ditemukan unsur pidana.

"Jadi pihak kepolisian akan memberikan ruang kepada yang bersangkutan untuk membicarakan ini dalam rangka ini dan mungkin akan restorative justice," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Selasa (4/10/2022).

Zulpan menerangkan, penyidik memberikan ruang kepada kedua terlapor yakni Baim Wong dan Paula Verhoeven untuk menyampaikan klarifikasi. Penyidik akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, penyidik menggali motif kedua terlapor membuat laporan palsu.

"Yang bersangkutan akan dipanggil ke Polres Metro Jaksel, untuk dimintai keterangan apa maksud dan tujuannya apa karena tujuan pidana atau tujuan konten yang dikelola yang bersangkutan untuk kepentingan pribadi atau ekonomi," ujar dia.

Zulpan menegaskan, penyidik akan meminta pertanggungjawaban terlapor. Namun, Zulpan menyebut, peluang pendekatan restorative justice masih terbuka.

"Kita bisa membuka peluang untuk yang bersangkutan meminta maaf ataupun restorative justice. Tapi apabila tidak terpenuhi unsur pidananya setelah dimintai keterangan, juga bisa sebaliknya," ujar dia soal kasus prank KDRT itu.

 




Berita Lainnya

Komedian Sule Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

24/11/2022 15:09 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA