Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
Teknologi

Penjelasan Kominfo soal Siaran TV Analog Jabodetabek yang Batal Dimatikan Hari Ini

Aisyah Isyana - 05/10/2022 15:10

Beritacenter.COM - Penghentian siaran TV analog di Jabodetabek yang seharusnya dilakukan hari ini, Rabu, 5 Oktober 2022, dibatalkan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dalam hal ini, pembatalan penghentian siaran TV analog ini merupakan permintaan dari Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) agar Analog Switch Off (ASO) Jabodetabek diundur dan dijadwalkan untuk dimatikan seperti ASO secara nasional, yakni pada 2 November 2022.

"Ada permintaan dari ATVSI agar ASO di Jabodetabek juga 2 November 2022. Jadi ini (diundurnya) permintaan ATVSI," ujar Dirjen (Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong saat dihubungi, Selasa (4/10/2022).

Menimbang adanya permintaan dari industri dibawah ATVSI agar proses ASO di Jabodotabek dapat disesuaikan dengan undang-undang, yang aman suntik mati TV analog Jabodetabek diterapkan pada 2 November 2022, alhasil Kominfo pun memfasilitasi hal tersebut.

Dalam hal ini, Usman menyebut Kominfo terkait program migrasi TV analog ke digital ini sifatnya mendukung dan memfasilitasi industri. Dimana penerapan ASO ini dilakukan demi kepentingan industri televisi dalam mengahadapi distrupsi digital.

"Karena kan kami (Kominfo) sifatnya mendukung," ujar Usman.

Adanya perubahan jadwal penghentian siaran TV alog yang akan diganti ke TV digital, atau mundurnya ASO Jabodetabek dinilai tak melanggar aturan. Pasalnya, hal ini masih dalam koridor yang diatur Undang-undang Cipta Kerja.

"Karena masih 2 November 2022 jadi tidak melanggar undang-undang. Jadi, kami oke kalau mereka minta di 2 November ASO di Jabodetabek," kata Usman.

Sementara soal alasan ATVSI meminta agar jadwal ASO Jabodetabek diundur, Usman tampak enggan menjawab. Menurutnya, hal itu merupakan wewenang ATVSI untuk memberikan penjelasan.

"Kalau saya yang menyampaikan tidak elok. Yang pasti pemerintah sifatnya mendukung memajukan industri televisi kita menghadapi disrupsi digital, kami memfasilitasi. Ketika ada permintaan dari industri seperti itu, kami sifatnya memfasilitasi, kami dukung itu," pungkas Usman.




Berita Lainnya

GoTo Ternyata PHK 1.300 Karyawan, Ini Alasannya

18/11/2022 13:13 - Lukman Salasi

GoTo Dikabarkan Bakal PHK 1.000 Karyawannya

11/11/2022 15:20 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA