Wednesday, 07 Dec 2022
Temukan Kami di :
Nasional

Mundur Dari NasDem, Niluh Djelantik: Anies Bapak Politik Identitas Indonesia

Lukman Salasi - 05/10/2022 11:16 Ketua DPP Partai NasDem Niluh Djelantik.

BeritaCenter, COM - Ketua DPP Partai NasDem Niluh Djelantik memutuskan keluar dari NasDem usai Anies Baswedan diumumkan sebagai Capres untuk Pilpres 2024.

Niluh menegaskan dirinya tidak setuju Anies dicapreskan oleh partainya. Ia mengaku sangat kontra dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Pilkada DKI pada 2017 lalu karena adanya polarisasi di Pilkada yang dinilai sumbernya berasal dari Anies.

"Mbok Niluh sangat menyayangkan bagaimana pembiaran itu terjadi pada saat beliau jadi Gubernur DKI, adanya pembiaran itu dan bagaimana kita akhirnya sebagai anak bangsa terpecah belah, dengan istilah pribumi dan nonpribumi, dan kami menjadi salah satu orang yang paling frontal mengkritik Anies Baswedan," ujar Niluh dalam pernyataannya yang dikutip, Rabu 5 Oktober 2022.

Anies, lanjut Niluh, seharusnya bisa introspeksi diri kenapa dirinya disebut sebagai bapak politik identitas.

"Seharusnya kita tahu diri, 'saya kok dikatain Bapak Politik Identitas Indonesia ya', kenapa saya dipanggil seperti itu oleh masyarakat. Seharusnya bisa introspeksi diri, menurut Mbok Niluh jalan terbaik yang harus dilakukan adalah meminta maaf yang sebesar-besarnya," lanjutnya.

Niluh dari awal sudah berencana keluar dari partai jika NasDem mengusung Anies sebagai capres.

"Mbok Niluh memutuskan keluar dari Partai NasDem memutuskan terjun masyarakat di akar rumput dengan semampu dan sekuatnya yang Mbok Niluh bisa. Dengan atau tanpa partai politik itu sudah menjadi keputusan Mbok Niluh sejak lama, sejak lama Mbok Niluh sampaikan jika NasDem mengusung Anies Baswedan Mbok Niluh akan mundur," ujarnya.




Berita Lainnya

Tok! DPR Resmi Sahkan RKUHP Jadi UU

06/12/2022 11:35 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA