Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
News

Akibat Tragedi Kanjurahan Malang, 9 Anggota Polda Jatim Dicopot

Rahman Hasibuan - 03/10/2022 19:31

Beritacenter.COM - Imbas kejadian kerusuhan tragedi Stadion Kanjuran Malang, sebanyak sembilan personel Polri resmi dicopot, termasuk Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dan komandan batalyon, komandan pleton, dan komando kompi Brimob Polda Jawa Timur.

"Kemudian sesuai perintah Pak Kapolri, Kapolda Jatim melakukan langkah penonaktifan jabatan Danyon dan Danki Brimob sebanyak 9 orang," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).

Dedi menjelaskan, delapan personel yang dinonaktifkan dari jabatannya adalah Komandan Batalyon (Danyon) AKBP Agus Waluyo, Komandan Kompi (Danki) AKP Hasdarman. Selanjutnya, Komandan Pleton (Danton) Aiptu Solihin, Aiptu M. Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto.

"Danki atas nama AKP Untung, Danton tas nama AKP Danang, kemudian Danton atas nama AKP Nanang, Danton atas nama Aiptu budi. Semua dalam proses pemeriksaan oleh tim malam hari ini," kata Dedi.

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

Akibat kejadian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut ada sebanyak 125 jiwa meninggal dunia. Tak hanya itu ada 323 korban luka yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Malang dan Kota Malang.




Berita Lainnya

UPDATE Cuaca di Jakarta 28 November 2022

28/11/2022 07:11 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA