Wednesday, 07 Dec 2022
Temukan Kami di :
Kesehatan

Dinkes Wanti-wanti Pandemi Belum Selesai, Jakarta Masih PPKM Level 1

Aisyah Isyana - 30/09/2022 14:16

Beritacenter.COM - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menegaskan jika pandemi COVID-19 masih belum selesai. Saat ini, Provinsi DKI Jakarta juga masih menjelani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

"Pandemi belum selesai, PPKM masih level 1," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti dalam diskusi yang ditayangkan akun YouTube Pemprov DKI Jakarta yang dilihat Jumat (30/9/2022).

Kendati begitu, Widyastuti memastikan Pemprov DKI tetap optimis pandemi COVID-19 dapat teratasi hingga akhir. Terlebih, dia menyebut pihaknya saat ini masih terus menggencarkan program vaksinasi COVID-19 hingga ke tingkat RT-RW di Jakarta.

"Kita optimistis insyaallah dengan kolaborasi bersama kita bisa mengatasi pandemi," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut pencabutan status PPKM merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, Riza menyebut pihaknya akan terus berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi COVID-19 di Jakarta.

"Kewenangan seperti itu ada di pemerintah pusat bukan Pemprov, kami akan dukung dan laksanakan apapun kebijakan dari pemerintah pusat mengenai pandemi," kata Riza.

"Selama ini kan kami berada terus di bagian garda terdepan, mulai dari PCR, vaksin, semua pengendalian COVID kami laksanakan," sambungnya.

Sekedar diketahui, Kementerian Kesehatan RI sebelumnya disebut tengah menunggu kebijakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), untuk mengakhiri kebijakan pembatasan COVID-19 ditengah tren penurunan virus Corona di RI. Terdapat pula usulan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk segera dicabut, dan fokus pada percepatan vaksinasi.

"Kita masih terus melihat perkembangan yang ada, kasus konfirmasi masih sekitar 2.000-an potensi mutasi masih ada cakupan vaksinasi booster harus ditingkatkan," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi, Kamis (22/9).

"Jadi kita masih memantau perkembangannya termasuk juga gimana kebijakan WHO pandemi itu kesepakatan global, jd nanti kita lihat perkembangannya kebijakan negara lain pasti akan menjadi benchmark kita," terang dr Nadia.




Berita Lainnya

Awas ! Ini Bahayanya Jika Salah Membedong Bayi

02/12/2022 01:00 - Baharuddin Kamal

Mata Bintitan Karena Suka Ngintip Benarkah?

01/12/2022 19:09 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA