Thursday, 06 Oct 2022
Temukan Kami di :
Politik

Junimart: Dewan Kolonel Itu Murni Dukungan, Tidak Ada Sangkut Pautnya Dengan Partai

Anas Baidowi - 22/09/2022 15:15

Beritacenter.COM - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang merespon peringatan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut Dewan Kolonel kelompok loyalis Puan tidak ada di AD/ART PDIP. Hasto juga meminta kader disiplin terkait capres-cawapres adalah kewenangan Megawati.

Junimart menjelaskan pembentukan Dewan Kolonel atau Dekol tidak ada sangkut pautnya dengan partai. Dekol murni dari keinginan sejumlah anggota DPR Fraksi PDIP yang ingin mendukung Puan Maharani di Pemilu 2024.

"Loh? ini (Dekol) kan bukan menyangkut partai. Ini kan suara dari kami, anggota DPR yang sering kumpul di ruang pimpinan fraksi, sambil menunggu sidang-sidang di komisi. Kan bagitu," jelas Junimart, Kamis, 22 September 2022.

Politisi PDIP itu menyebut Dekol akan tetap sosialisasikan Puan ke daerah pemilihan sebagai bakal calon presiden.

"Ya tentu kita bahas tentang sosialisasi dong, bagaimana caranya supaya makin mengakar. Kan begitu. Ya kan?," tuturnya.

"Nyeletuk dari masyarakat. Pak, siapa presiden kita nanti? Ganti Pak Jokowi? Saya tanya, menurut Ibu siapa? Ya kami tanya Bapak, kami mana tahu. Kalau saya pribadi ditanya, Ibu Puan Maharani. Bagaimana saya bilang? Setuju? Apa saya salah di situ? Kan nggak juga," imbuh politikus asal Sumut itu.

Junimart mengatakan dasar dari pembentukan Dewan Kolonel, berawal dari keinginan dan semangat sejumlah anggota DPR Fraksi PDIP yang menginginkan Puan Maharani sebagai presiden, sambil menunggu keputusan dari ketua umum PDIP, Megawati.

Junimart mengamini, Dewan Kolonel, sama sekali tidak ada dalam struktur PDIP. Hal itu murni dari angan-angan dan keinginan mereka mengusung Puan Maharani.
"Boleh dong kami punya angan-angan. Kan begitu. Dan ini memang tidak masuk dalam struktur partai. Kan tidak masuk dalam struktur partai," tutupnya.

Sejumlah anggota fraksi PDIP membentuk 'Dewan Kolonel' untuk menyukseskan Puan Maharani menjadi capres 2024. Puan menyambut pembentukan 'Dewan Kolonel' ini.

Anggota DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan mengatakan, ide pembentukan Dewan Kolonel digagas oleh anggota fraksi PDIP Johan Budi. Ide itu disampaikan Johan usai rapat fraksi langsung bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Namun, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menegaskan pembentukan ‘Dewan Kolonel’ untuk mendukung Ketua DPP PDIP Puan Maharani hanya guyonan politik. Ia menyebut perkumpulan tersebut tidak sesuai dengan AD/ART partai.

“Tidak ada yang namanya ‘Dewan Kolonel’ karena hal tersebut juga tidak sesuai AD/ART,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (21/9).

Hasto mengungkap Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri juga kaget saat mengetahui adanya ‘Dewan Kolonel’. Ia menyampaikan, Megawati telah mengingatkan agar kader disiplin dan berpolitik dengan melihat konteks.

"Seluruh kader agar berdisiplin apalagi terkait dengan capres dan cawapres yang dinamikanya sangat kuat dan diingatkan oleh Bu Ketum berpolitik harus melihat konteks," tuturnya.




Berita Lainnya

PKB ke Anies, Ojo Kemajon

05/10/2022 15:16 - Anas Baidowi

Banteng FC Bidik Hattrick

05/10/2022 09:26 - Indah Pratiwi

PSI: Ganjar Capres Terbaik

04/10/2022 11:31 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA