Monday, 28 Nov 2022
Temukan Kami di :
News

Mensos Risma Jawab Sindiran AHY soal BLT Dulu Dihina-hina

Aisyah Isyana - 16/09/2022 16:17

Beritacenter.COM - Menteri Sosial Tri Rismaharini angkat bicara soal sindiran Ketum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut program bantuan langsung tunai (BLT) dulu dihina, namun kini diterapkan lagi. Terkait hal itu, Risma kemudian bicara soal kondisi saat ini yang serba tidak stabil.

"Jadi sebetulnya yang disampaikan karena saat kita tahu memang ada kondisi yang memang tidak stabil, tidak seperti biasanya, maka kemudian diturunkan BLT BBM," ujar Risma dalam keterangan pers seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/9/2022).

Risma menyebut kondisi serba tak menentu ini tak hanya terjadi di Indonesia. Risma menyebut BLT yang dibagi-bagikan ke masyarakat diharapkan sedikitnya membantu mereka yang terdampak pandemi COVID-19.

"Ini kan bukan terjadi hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia jadi makanya diturunkan BLT BBM. Kemudian kemarin diturunkan pada saat terjadi COVID. Jadi seperti itu," ujar Risma.

Tak hanya itu, Risma turut menjelaskan dasar terkait pemberian bantuan kepada masyarakat tersebut. Menurutnya, sebagaimana konstitusi, warga miskin harus dipelihara negara.

"Memang gini sebagaimana di Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 34 bahwa fakir miskin dan anak terlantar itu dipelihara oleh negara," ujar Risma.

Sekedar diketahui, AHY sebelumnya menyampaikan sindiran soal BLT dalam sambutan Rampinas Partai Demokrat 2022. AHY turut menyindir pihak-pihak yang berpura-pura menangis atas penderitaan rakyat dan menghina bantuan langsung tunai (BLT).

"Dulu dihina-hina BLT kita 'Apa itu BLT hanya untuk menghambur-hamburkan uang negara?', dibilang kita tak punya cara lain," kata AHY di Rapimnas Partai Demokrat, JCC, Jakarta, Kamis (15/9).

"Padahal itu lah cara yang bijaksana untuk membantu rakyat miskin. Betul? Sekarang (pakai) BLT. It's okay, sesuatu yang bagus kalau dilanjutkan kan nggak apa-apa. Nggak usah malu-malu juga," sambungnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA