Thursday, 06 Oct 2022
Temukan Kami di :
Nasional

Usut Kasus Brigadir J Secara Terang, Pemerintah Apresiasi Kapolri

Lukman Salasi - 10/08/2022 14:12

BeritaCenter.COM – Pemerintah mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya karena telah mengusut kasus ‘polisi tembak polisi’ yang menewaskan Brigadir Yoshua atau Brigadir J secara terbuka dan terang-benderang.

Apresiasi ini disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud Md kata Mahfud dalam keterangannya yang dikutip BeritaCenter, Rabu 10 Agustus 2022. 

"Pemerintah mengapresiasi kepolisian RI, khususnya Kapolri Bapak Listyo Sigit Prabowo, yang telah serius mengusut dan membuka kasus ini secara terang, khususnya di dalam mengungkap pelaku utama," kata Mahfud. 

Kasus tewasnya Brigadir Yoshua oleh Mahfud diibaratkan seperti bayi yang sedang kontraksi di dalam perut ibu hamil. Jika bayi tidak segera dikeluarkan melalui operasi caesar, akan membahayakan nyawa sang ibu.

"Kan dulunya ragu mencongkel bayi dari perut yang sedang berkontraksi di dalam perut dan membahayakan sang ibu, tapi berhasil dengan operasi caesar malam ini Polri hebat untuk Pak Listyo Sigit dan Timsus, para jenderal bintang tiga, bintang dua, bintang satu, dan seterunya ke bawah," ujarnya.

Menurut Mahfud, dengan ditetapkannya Ferdy Sambo sebagai tersangka, Polri sudah menjalankan tugas sesuai amanat. Dia menyebut Polri bagian dari anak kandung republik Indonesia yang bersungguh-sungguh dalam mendengar aspirasi banyak pihak.

"Sekarang mantan Kadiv Propam FS sebagai tersangka beserta satu orang bintara dan tamtama serta satu orang sipil. Dan pengusutan lebih lanjut pengusutan terhadap 28 personel adalah bukti bahwa Polri senantiasa menjalankan amanah dan kepercayaan masyarakat. Polri adalah anak kandung Republik yang bersungguh-sungguh mendengar masukan dan aspirasi publik," ucapnya.

"Pemerintah berharap agar penyelesaian kasus secara tegas terbuka dan tanpa pandang bulu bisa terus menjadi babak-babak baru dalam upaya membangun institusi Polri yang bersih dan tepercaya sebagaimana visi dan slogan Polri Presisi, yang berarti prediktif bisa menghitung dan memperkirakan apa yang terjadi beserta akibat-akibatnya, apa yang akan terjadi jika penanganan seperti ini, itu namanya prediktif, apa yang akan terjadi di tengah-tengah masyarakat jika menangani sesuatu dengan cara-cara tertentu itu artinya prediktif. Responsibilitas merespons aspirasi, suara yang muncul dari media, dari LSM, dari pakar, akademisi, dan sebagainya itu ditunjukkan sikap responsibilitas Polri dan transparansi. Artinya terbuka bisa dilihat kerjanya," imbuhnya.




Berita Lainnya

Geger !! Ular King Kobra Masuk Kepemukiman Warga

04/10/2022 21:48 - Rahman Hasibuan
Kemukakan Pendapat


BOLA