Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Nasional

Kasus Brigadir J Akan Dibuka Transparan, Kapolri: Sesuai Perintah Presiden

Lukman Salasi - 05/08/2022 15:26

BeritaCenter.COM – Penanganan kasus ‘polisi tembak polisi’ yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J akan dibuka secara transparan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamin proses penyelidikan dan penyidikan berjalan dengan terbuka dan jujur. Menurutnya hal ini sesuai arahan dan perintah Presiden Jokowi. 

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden beberapa waktu lalu bahwa beliau memerintahkan pada kami untuk membuka secara transparan, jujur sehingga proses penyidikan ini betul-betul bisa dipahami dan masyarakat tentunya menginginkan bahwa proses penyidikan yang kita lakukan juga betul-betul transparan," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8) kemarin. 

Kapolri bahkan membuktikan bahwa proses penyidikan kasus tersebut dilakukan dengan profesional dan terbuka.

"Beberapa waktu yang lalu kita sudah melaksanakan penonaktifan kemudian juga kita membuka ruang untuk melaksanakan autopsi ulang dan kemarin telah dilaksanakan penetapan tersangka," tambahnya.

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan Tim Irsus telah memeriksa ebanyak 25 personel Polri dari berbagai pangkat dan kesatuan terkait tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Jadi Tim Irsus yang dipimpin oleh Irwasum telah memeriksa sampai saat ini 25 personel dan proses masih terus berjalan, di mana 25 personel ini kita periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang tentunya kita ingin semuanya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA