Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Politik

PPP soal Jokowi Endorse Prabowo : Wajar, Secara Implisit Menunjukkan Endorsement!

Kita lihatlah ya, kalau sekarang kemudian di media berkembang pendapat bahwa Pak Jokowi mengendorse Pak Prabowo ya itu wajar, karena saya kira Pak Prabowo yang kami lihat itu juga terlihat dalam sejumlah kegiatan bersama Pak Jokowi dan itu secara implisit sebetulnya menunjukkan endorsement

Aisyah Isyana - 05/08/2022 13:24

Beritacenter.COM - PPP turut berkomentar soal keakraban Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menhan Prabowo Subianto yang memunculkan kesan endorsement jelang Pilpres 2024. PPP menyebut secara implisit Jokowi sebetulnya memang seperti meng-endorse Prabowo.

"Kita lihatlah ya, kalau sekarang kemudian di media berkembang pendapat bahwa Pak Jokowi mengendorse Pak Prabowo ya itu wajar, karena saya kira Pak Prabowo yang kami lihat itu juga terlihat dalam sejumlah kegiatan bersama Pak Jokowi dan itu secara implisit sebetulnya menunjukkan endorsement," kata Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Kamis (4/8/2022).

Tak hanya dengan Prabowo, Arsul Sani menilai Jokowi juga mengendrose sosok lainnya jelang Pilpres 2024. Dimana Jokowi turut menunjukkan keakraban dengan kandidat pontensial 2024 lainnya.

"Tapi kan bukan hanya Pak Prabowo saja kalau kita lihat. Ada juga sosok-sosok yang lain. Kemudian di luar kabinet kan dari apa yang pernah disampaikan Pak Jokowi, meskipun beliau menyampaikan ojo kesusu kan, tapi dari bahasa tubuh ada juga. Seperti katakanlah Pak Ganjar. Itu kami baca sebagai sebuah endorsement juga," ujar Arsul Sani.

Jelang Pemilu 2024, PPP sendiri telah tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), bersama Partai Golkar dan PAN. Namun, KIB sejauh ini masih belum mengungkap atau mengungmumkan capres yang bakal diusung di Pilpres 2024.

Lebih lanjut, Arsul Sani menyebut capres yang nantinya bakal diusung KIB juga akan lebih dulu dikomunikasikan ke Presiden Jokowi. Dia menyebut hal itu merupakan realitas politi yang tak terhindarkan.

"Siapapun kalau nanti sudah terkerucutkan misalnya KIB itu ke siapa, pasti juga paling tidak secara informal akan dikomunikasikan ke Pak Jokowi itu dari realitas politik tidak bisa terhindarkan," kata Arsul.




Berita Lainnya

PKS, Partai Komunis…

09/08/2022 16:17 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA