Wednesday, 10 Aug 2022
Temukan Kami di :
Internasional

AS Sebut Aksi Unjuk Gigi China usai Kunjungan Pelosi ke Taiwan Berlebihan!

China telah memilih untuk bereaksi berlebihan dan menggunakan kunjungan pembicara sebagai dalih untuk meningkatkan aktivitas militer yang provokatif di dalam dan sekitar Selat Taiwan

Aisyah Isyana - 05/08/2022 08:55

Beritacenter.COM - Aksi China yang menembakkan rudal balistik ke wilayah Taiwan dianggap Amerika Serikat (AS) sebagai tindakan yang berlebihan. Dimana aksi unjuk kekuatan militer China itu dipicu atas kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi.

China menembakkan rudal balistik sebagai respon atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu. Dimana sebelumnya disebut sempat ada perinagatan keras dari Beijing atas kunjungan itu, seperti dilansir AFP, Jum'at (5/8/2022).

Juru bicara Gedung Putih John Kirby menyebut aksi China menembakkan rudal balistik itu sebagai tindakan berlebihan. Dia menyebut China telah menjadikan Nancy Pelosi sebagai alasan untuk meningkatkan aktivitas militer mereka yang provokatif di sekitar selat Taiwan.

"China telah memilih untuk bereaksi berlebihan dan menggunakan kunjungan pembicara sebagai dalih untuk meningkatkan aktivitas militer yang provokatif di dalam dan sekitar Selat Taiwan," kata John Kirby.

Sekedar diketahui, China melaukan aksi pamer kekuatan pasca kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan. Unjuk kekuatan itu dilakukan China dengan menggelar latihan militer besar-besaran dengan menembakkan rudal balistik di sekeliling Taiwan.

Pasca adanya insiden itu, Pelosi dikethaui meninggalkan Taiwan, Rabu (3/8) malam, setelah 19 jam berada di Taipei dalam kunjungan bersejarah dan turut memicu amarah China. Kunjungan ini membuat Pelosi menjadi pejabat AS dengan posisi tertinggi yang tercatat pernah datang ke Taiwan dalam 25 tahun terakhir.

Pada kunjungan itu, Pelosi saat bertemu Presien Tsai Ing-wen menegaskan jika kunjungannya sangat memperjelas bahwa AS tak akan meninggalkan Taiwan, yang merupakan salah satu sekutu demokratiknya.




Berita Lainnya

Polisi Berhasil Tangkap Pembunuh 4 Pria Muslim di AS

10/08/2022 08:40 - Baharuddin Kamal

Desainer Issey Miyake Asal Jepang Tutup Usia

09/08/2022 22:20 - Aisyah Isyana

Banyak Orang Malaysia Yang Kagumi Jokowi

08/08/2022 18:48 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA